Wisatawan Indonesia Lebih Suka Liburan Jelang Akhir Tahun

167
0
Share:

InfoGaya – Liburan panjang kerap digunakan orang untuk berwisata, baik hanya sekadar mengunjungi famili atau bahkan pelesir ke tempat-tempat baru, yang belum pernah di datangi.

Olah karen itu, momen libur panjang seperti Lebaran jadi tolak ukur angka kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ke Indonesia.

Pada bulan Juni lalu, bertepatan dengan bulan Ramadan, ternyata jumlah wisatawan mancanegara (wisman) menurun sebesar 6,3 persen. Namun, pada saat bersamaan angka kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) justru naik drastis.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan penurunan angka kunjungan wisman terjadi karena jumlah wisatawan muslim yang turun drastis selama Ramadan hingga Lebaran.

“Wisman muslim itu turun sekitar 40 persen dari total wisman. Sebagai info, jumlah wisman muslim sekitar 20 persen dari total wisman,” ungkap Arief.

Kendati terjadi penurunan angka kunjungan wisman, tren wisata Indonesia terus naik. Hal itu menurut Arief ditopang meroketnya angka kunjungan wisatawan lokal.

“Wisnus itu berbanding terbalik dengan wisman. Di awal Ramadan memang turun 50 persen, namun di akhir Ramadan meningkat drastis 100 persen, sehingga totalnya menjadi 150 persen bila dibandingkan dengan bulan non-Ramadan,” katanya.

Hal itulah yang kemudian menurut Arief mengapa transaksi di industri pariwisata tidak menurun, meski ada penurunan dari wisman.

“Industri (wisata) masih bisa tersenyum, karena terkompensasi besar dari wisnus,” ujar Arief.

Lebih lanjut, Arief menyebut penurunan angka wisman terbanyak berasal dari Malaysia dan Singapura. Meskipun begitu, Arief optimistis, angka kunjungan wisman akan kembali melambung di sisa tahun ini. Salah satunya ialah lewat wisman asal Tiongkok yang akan datang ke Manado, Sulawesi Utara.

“Agustus 2016 ini wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Manado diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Bulan lalu, angkanya lebih dari 7500 orang,” jelas Arief, yang tengah berupaya menjadikan Manado sebagai Bali kedua di Indonesia

Share:

Leave a reply