Waspadailah jika iPhone anda rentan sekali diretas

183
0
Share:

GuritaNews – Cacat pada sistem operasi iOS Apple telah ditemukan, hingga berkemungkinan memudahkan peretas untuk menaruh spyware pada iPhone sasaran, saat sang pemilik iPhone tersebut meng-klik tautan yang dikirim.

 

Kecacatan yang terjadi pada sistem operasi iOS untuk kali pertama terungkap setelah seorang pengacara hak asasi manusia memberi tahu dua perusahaan keamanan teknologi informasi (IT) tentang pesan teks yang diterimanya dari orang tak dikenal.

Dua perusahaan keamanan IT ; Citizen Lab dan Lookout, tidak bersedia mengungkap secara detil temuan kecacatan pada sistem operasi iOS sampai Apple melakukan pembenahan.

Pengacara bernama Ahmed Mansoor menerima pesan teks pada iPhone-nya pada 10 dan 11 Agustus lalu.

Apple-iPhone-6-guritanews.com

Dua perusahaan keamanan IT ; Citizen Lab dan Lookout, tidak bersedia mengungkap secara detil temuan kecacatan pada sistem operasi iOS

Pesan tersebut berisi tentang adanya rencana untuk mengungkap “rahasia” orang-orang yang diduga disiksa di penjara Uni Emirat Arab (UEA), jika Mansoor membuka tautan yang tertera.

Akan tetapi, Mansoor tidak membukanya, dia justru menghubungi dua perusahaan keamanan IT.

Jika dia nekad membuka tautan tersebut, menurut Citizen Lab, iPhone-nya akan bisa disusupi peranti lunak oleh sang pengirim tanpa sepengetahuannya.

“Begitu terinfeksi, ponsel Mansoor akan menjadi mata-mata digital dalam sakunya. Kamera dan mikrofon pada iPhone-nya akan bisa diakses untuk memata-matai lingkungan di sekitar peranti tersebut,” kata Citizen Lab.

Perangkat iPhone milik Mansoor juga akan bisa merekam percakapan Whatsapp dan mengintip semua pesan teks, serta melacak semua pergerakan tanpa Mansoor pernah sadar.

Para peneliti keamanan menduga kuat jika spyware itu diciptakan oleh NSO Group, sebuah perusahaan raksasa piranti lunak Israel di bidang ‘cyber war’ yang bemarkas di Herzliya dekat Tel Aviv. (Q2)

Share:

Leave a reply