Usai boyong obor Olimpiade, Dokter bedah terkenal Ivo Pitanguy tutup usia

173
0
Share:

GuritaNews – Dokter bedah plastik terkemuka Brasil, Ivo Pitanguy, tutup usia sehari setelah membawa obor Olimpiade di Rio de Janeiro.

 

Ivo Pitanguy meninggal dunia pada usia 90, setelah mengalami serangan jantung di rumahnya di Rio de Janeiro pada Sabtu, kata seorang juru bicara.

Pada Jumat, Ivo membawa api Olimpiade melewati kawasan Gavea, leg terakhir dalam estafet pembawaan obor.

Dia telah menjadikan Brasil sebagai tujuan utama operasi plastik dan mempopulerkan apa yang disebut “pengangkatan pantat ala Brasil”.

Ivo juga dihormati karena menyediakan jasanya secara gratis bagi para korban bencana.

Setelah bencana sirkus tenda yang membakar ratusan penonton di kota Niteroi, Brasil pada 1961, dia merawat seluruh korban luka bakar.

Presiden interim Brasil Michel Temer mengatakan, “Ivo Pitanguy mendedikasikan hidupnya untuk membantu hidup orang lain menjadi lebih baik. Dia akan dikenang.”

Saat dirinya diwawancara koran Guardian, pada 2014 lalu, ia mengatakan, “Saya melihat pentingnya menyelamatkan nyawa dan fungsi kehidupan tapi tak ada yang memberi perhatian pada stigma akan cacat tubuh dan bagaimana orang bergelut dengannya.”

Dia belajar di Paris dan London sebelum kemudian menjadi pionir operasi plastik di Brasil serta “ikon budaya” di negeri yang “terobsesi kecantikan”, tulis Reuters.

Meski begitu, Pitanguy masih menawarkan layanan gratis bagi pasien miskin sehari dalam sepekan, tambah kantor berita tersebut.

Salvador Dali menjadikannya sebagai objek lukisan pada tahun 1999 dan Ivo Pitanguy dianugerahi penghormatan tertinggi di Rio, saat sebuah sekolah samba menggunakan namanya sebagai tema: “Dunia Kecantikan – Tuan Pitanguy”.

Jenazahnya dikremasi pada Minggu. (Q2)

Share:

Leave a reply