Tujuh orang ditembak warnai pemilu Filipina

354
0
Share:

GuritaNews – Insiden penembakan mewarnai pemilu Filipina, sebanyak tujuh orang ditembak oleh sekelompok orang tak dikenal di Kota Rosario, Provinsi Cavite, sebelah selatan ibu kota Filipina, Manila, pada Senin (09/05).

 

 

Hingga berita ini diturunkan, aparat polisi masih menyelidiki apakah aksi penembakan itu berkaitan dengan pemilu.

Dilaporkan sejumlah media lokal, wilayah Rosario dianggap sebagai kawasan yang menjadi kekhawatiran mengingat adanya rivalitas politik.

Associated Press melaporkan ketujuh orang yang ditembak adalah pedagang kaki lima.

Mereka dipaksa turun dari mobil minibus mereka oleh sekelompok orang bersenjata senapan serbu.

Kelompok bersenjata tersebut kemudian melepaskan tembakan ke arah para pedagang.

Insiden penembakan ini hanya berjarak dua hari setelah sebelumnya seorang kandidat wali kota ditembak mati.

Armando Ceballos, kandidat yang menjadi korban penembakan, bersaing memperebutkan kursi wali kota Lantapan, sebuah kota berjarak 840 kilometer sebelah selatan Manila.

Kepolisian Filipina mencatat sebanyak 14 korban meninggal dunia dalam 26 insiden yang berkaitan dengan pemilu dalam rentang waktu 10 Januari hingga 5 Mei lalu.

Wartawan BBC, Jonathan Head,di Manila melaporkan pemilu berlangsung ceria.

“Berdasarkan poll hingga kemarin, Capres Duterte unggul 32%. Namun kita masih tunggu hasilnya sampai jam 17.00 waktu Filipina,” kata Basriana kepada BBC Indonesia.

Selain memilih presiden, rakyat Filipina juga memilih wakil presiden, senator, dan sekitar 18.000 pemimpin daerah.

Pemilu Filipina diikuti lebih dari 54 juta orang. (Q2/BBC)

Share:

Leave a reply