Tragis! Di Pakistan seorang gadis remaja dibakar karena kawin lari

Share:

GuritaNews – Aparat kepolisian Lahore, Pakistan, menangkap seorang perempuan yang dituduh telah membunuh putrinya sendiri, berusia 17 tahun.

Penyidik mengatakan dari jenazah korban, terlihat remaja perempuan tersebut mengalami penyiksaan sebelum dibakar.

Zeenat melarikan diri bersama kekasihnya dan kawin tanpa ‘restu’ keluarga.

Suaminya mengatakan jika telah Zeenat dibujuk untuk pulang ke rumah dengan mengatakan sudah dimaafkan dan ibunya ingin menggelar pesta perkawinan untuknya.

Laporan-laporan menyebutkan Zeenat dan ibunya, Parveen, terlibat pertengkaran sengit pada Rabu (08/06) pagi sebelum akhirnya remaja itu dibakar dan belakangan meninggal di rumah sakit.

Aksi kekerasan terkait kawin lari ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi di Pakistan, beberapa bulan terakhir.

Pekan lalu, Maria Sadaqat remaja yang berusia 19 tahun juga disiksa dan dibakar oleh sekelompok orang di kampungnya yang terletak di dekat kawasan wisata Murree.

Sadaqat dibakar karena menolak lamaran dari seorang laki-laki.

Dia meninggal tiga hari kemudian.

Sebelumnya pada awal Mei, perempuan bernama Amber dibakar atas perintah sesepuh desa di Abbottabad, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, karena membantu seorang temannya lari dengan kekasih pilihannya.

Tahun lalu Komisi Hak Asasi Pakistan memperkirakan sekitar 1.100 perempuan telah dibunuh oleh keluarganya sendiri, karena dianggap merusak kehormatan keluarga, namun banyak pihak meyakini jumlah sebenarnya lebih tinggi karena banyaknya kasus yang tidak dilaporkan. (Q2/BBC)

Aparat kepolisian Lahore, Pakistan, menangkap seorang perempuan yang dituduh telah membunuh putrinya sendiri, berusia 17 tahun.

Penyidik mengatakan dari jenazah korban, terlihat remaja perempuan tersebut mengalami penyiksaan sebelum dibakar.

Zeenat melarikan diri bersama kekasihnya dan kawin tanpa ‘restu’ keluarga.

Suaminya mengatakan jika telah Zeenat dibujuk untuk pulang ke rumah dengan mengatakan sudah dimaafkan dan ibunya ingin menggelar pesta perkawinan untuknya.

Laporan-laporan menyebutkan Zeenat dan ibunya, Parveen, terlibat pertengkaran sengit pada Rabu (08/06) pagi sebelum akhirnya remaja itu dibakar dan belakangan meninggal di rumah sakit.

Aksi kekerasan terkait kawin lari ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi di Pakistan, beberapa bulan terakhir.

Pekan lalu, Maria Sadaqat remaja yang berusia 19 tahun juga disiksa dan dibakar oleh sekelompok orang di kampungnya yang terletak di dekat kawasan wisata Murree.

Sadaqat dibakar karena menolak lamaran dari seorang laki-laki.

Dia meninggal tiga hari kemudian.

Sebelumnya pada awal Mei, perempuan bernama Amber dibakar atas perintah sesepuh desa di Abbottabad, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, karena membantu seorang temannya lari dengan kekasih pilihannya.

Tahun lalu Komisi Hak Asasi Pakistan memperkirakan sekitar 1.100 perempuan telah dibunuh oleh keluarganya sendiri, karena dianggap merusak kehormatan keluarga, namun banyak pihak meyakini jumlah sebenarnya lebih tinggi karena banyaknya kasus yang tidak dilaporkan. (Q2/BBC)

Share:

Leave a reply