The Magnificent Seven : prestasi akting Hawke dan D’Onofrio

180
0
Share:

GuritaNews – Paling tidak Antoine Fuqua telah memberikan atmosfir yang lebih segar di era kekinian  film-film western.

 

Dengan mendebut film western klasik yang didaur ulang dengan ramuan khasnya, The Magnificent Seven akhirnya tampil dengan taste yang lebih menyegat.

Secara pengamatan, The Magnificent Seven, persis menampilajn frame-frame action milik Antoine, simak saja: The Equalizer, Trainening Day, Shooter, Olympus has Fallen, hampir secara keseluruhan sutradara berusia 50 tahun ini, melekatkan beat action yang serba bertenaga.

Namun mungkin, ia perlu sedikit membedakan, ketika frame action dalam cerita western klasik, perlu sedikit linear.

Drama yang di usung juga ringan berkompromi dengan logika, bahkan adegan dar-der-dor pun , Fuqua tak ingin melenyapkan khas film-film action-wester yang kental dengan kebrutalan, dan pakem ‘jago tembak tanpa meleset ke sasaran’.

Antoine Fuqua sukses membangkitkan kembali energy western, yang sering radang kantong dalam segi penghasilan box office.

Dalam catatan saya, performa Denzel Washington, yang memukau lewat karakter Sam Chilsolm, tetap stabil meski di usia senjanya 61 tahun.

Kualitas akting Vincent dan Hawke, patut  di uji lewat nominasi di ajang Academy Award 89, tahun 2017 mendatang.

Kualitas akting Vincent dan Hawke, patut di uji lewat nominasi di ajang Academy Award 89, tahun 2017 mendatang.

Begitupun penampilan kian matang aktor Vincent D’Onofrio, dengan memerankan Jack Horne.

Bagi saya, The Magnificent Seven, adalah prestasi terbaik penampilan D’Onofrio.

Catatan terakhir saya, adalah untuk Ethan Hawke, aktor kelahiran Texas, empat puluh lima tahun silam ini, bermain cemerlang memerankan Goodnight Robicheaux, veteran penembak jitu.

Dua kali perhelatan Academy Award menominasikannya sebagai Best Supporting Actor lewat Training (2002) Day dan Boyhood (2014).

Rasanya, prestasi akting (nyaris) tanpa cacat , Vincent dan Hawke dalam The Magnificent Seven, patut di uji -kembali- lewat nominasi di ajang Academy Award 89, tahun 2017 mendatang.

Bahkan jika mau dicatat, teknik penyutradaraan Fuqua, serta Sinematografi  ; The Magnificent Seven, layak untuk di nominasikan di ajang ‘kasta premium’ perhelatan penghargaan insan film di Amerika Serikat itu. (Q2)

Share:

Leave a reply