Terkait pembatalan pembelian helikopter AW-101, Presiden ingatkan jajarannya!

67
0
Share:

GuritaNews – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan telah membatalkan pembelian helikopter Agusta Westland (AW) 101 dan ‎akan melayangkan surat pembatalan ke pihak kontraktor.

 

 

“Yang jelas saya sudah buat surat untuk pembatalan ‎kontrak,” kata Gatot kepada wartawan, Rabu (28/12).

Panglima TNI tidak menyebutkan secara pasti kapan surat pembatalan dibuat.

Menurutnya, surat tersebut sudah lama dibuat dan menjadi pedoman bagi TNI Angkatan Udara untuk bertindak.

“Sekarang tidak jadi (beli Heli AW 101),” ucapnya.

Rencana pembelian helikopter AW-101 sebgai transportasi kepresidenan dan tamu VVIP, dua kali ditolak oleh Presiden Joko Widodo.

Namun, TNI AU tetap berencana membeli helikopter produksi Leonardo-Finmeccanica itu, untuk keperluan transportasi pasukan dan SAR (Search and Rescue), kata Kepala Staf TNI AU, Marsekal Agus Supriatna.

Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU, membantah keras jika ada anggapan TNI AU membeli heli tersebut diam-diam.

Ia menegaskan, pembelian heli sudah berdasarkan restu pemerintah, seperti Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertahanan, dan Komisi I DPR.

“TNI AU tidak sendiri, ada keikutsertaan stakeholder terkait, tidak bisa berdiri sendiri,” ujar Jemi.

Pada kesempatan terpisah, Presiden Joko Widodo telah mengingatkan kepada jajarannya jika ditemukan adanya pelanggaran di kemudian hari, terkait pembelian helikopter AW-101.

“Saya nanti akan tanyakan ke Kemenhan (Kementerian Pertahanan) karena ini urusannya dari Kementerian Pertahanan. Yang jelas satu saja, kalau ada penyelewengan tahu sendiri,” ujar Presiden Jokowi.

Share:

Leave a reply