Standard Chartered Terbitkan LC Senilai 1,4 Trilyun Untuk Eksportir ke Afrika

69
0
Share:
Standar Chartered Bank Indonesia

Standard Chartered Bank Indonesia menandatangani kerjasama dengan Indonesia Eximbank untuk mendukung eksportir Indonesia dalam menjalankan ekspansi dan operasional bisnis ke Afrika.

Kerjasama yang ditanda tangani pada Selasa (10/04) ini memperluas kesempatan bagi pebisnis Indonesia untuk memperoleh akses dan solusi financial. Standard Chartered menyediakan jaminan pembayaran dan optimalisasi kebutuhan modal kerja. Kerjasama ini akan semakin optimal mengingat jaringan kuat dan keahlian Standard Chartered di pasar-pasar Afrika.

Melalui kerjasama ini, para eksportir dapat memperoleh Letter of Credit (L/C) Renegotiation/ Rediscounting Services Agreement dari Standard Chartered. Mereka dapat memanfaatkan jaringan Standard Chartered di 22 negara Afrika. Disaat yang sama, Standchart akan memitigasi risiko pembatalan pembayaran sekaligus mengelola jaminan pembayaran.

Negara-negara yang termasuk di dalam jaringan ekstensif Standard Chartered di Afrika diantaranya Nigeria, Mesir, Afrika Selatan, Pantai Gading, Mauritius, Uganda, Kenya, Ghana, dan Tanzania.

Standard Chartered akan menerbitkan Letter of Credit, dengan nilai hingga 100juta Dolar AS (setara dengan Rp1,4 trilyun) bagi eksportir Indonesia. Peresmian kemitraan ini diumumkan di sela-sela Indonesia–Africa Forum 2018 (IAF 2018) di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali.

Rino Donosepoetro, CEO, Standard Chartered Bank Indonesia, mengatakan, “Sejarah panjang serta komitmen kami selama lebih dari 150 tahun baik di Indonesia maupun di Afrika; serta keseluruhan pengalaman Bank dalam mendukung pertumbuhan bisnis di kedua pasar telah membawa kami ke posisi yang solid untuk terus mendukung kebutuhan pertukaran bisnis yang semakin berkembang antara Indonesia dan negara-negara di Afrika. Kemitraan yang terbentuk hari ini antara Standard Chartered dan Indonesia Eximbank menggarisbawahi komitmen untuk mendukung ekspansi bisnis dan bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dalam membangun hubungan perdangangan langsung antara eksportir Indonesia dan importir Afrika.”

Sinthya Roesly, CEO Indonesia Eximbank mengatakan, “Sejalan dengan misi kami dalam mendukung program ekspor nasional, kami terus berupaya untuk memfasilitasi pembiayaan bagi eksportir dalam memperluas bisnis di pasar-pasar yang tengah berkembang di dunia, termasuk Afrika. Kami percaya bahwa kemitraan ini akan membantu berkontribusi dalam agenda pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keberlanjutan pertumbuhan ekspor nasional dalam jangka panjang.”

Penandatanganan kerjasama ini merupakan salah satu kerjasama utama yang diresmikan di IAF 2018. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia di Nusa Dua Bali Convention Center, dihadiri oleh lebih dari 550 tamu dan delegasi.  Forum ini membahas tentang penguatan hubungan ekonomi, termasuk melalui pertemuan bisnis, keterlibatan instansi pemerintah, korporasi, dan banyak pemangku kepentingan lainnya dan diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla. (Lukman Hqeem)

 

Share:

Leave a reply