Romansa “Dilan 1990” kenangan anda di masa SMA

523
0
Share:
Preskon film Dilan 1990 (foto by kicky herlambang/guritanews.com)

GuritaNews – Film Dilan 1990, akan menagajak anda untuk sedikit mereka kembali kenangan anda di masa SMA?

Film Dilan 1990 karya Fajar Bustomi dan Pidi Baiq, sebenarnya tak semata mengajak anda yang pernah muda dimasa itu, namun olah tangan duet sutradara ini seperti sedang asyik melakukan metamorfosis dalam industri film Indonesia.

Film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Pidi Baiq, memang meng-agungkan era 90an sebagai setting cerita film produksi MAX Pictures ini.

Generasi yang saat itu pernah punya cerita menarik untuk kembali dikenang, meski langka di dengar oleh generasi anak muda masa kini.

Romantika Dilan (diperankan Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla) menjadi cerita yang sangat manis lewat kemasan visual Dilan 1990.

Kisah manis romansa Dilan dan Milea di bangku SMA, akan menjadi kerinduan yang patut terbayar oleh jutaan penonton film nasional.

Kenapa tidak, film ini membuktikan sebuah kualitas penggarapan dan story telling yang sangat langka terjadi dalam banyak film Indonesia.

Dan inilah keberanian bagi sosok sineas Indonesia untuk terus bergelut dengan waktu melahirkan karya-karya hebatnya, Fajar Bustomi dan Pidi Baiq telah membuktikannya.

Iqbaal Ramadhan by kicky herlambang/guritanews.com

Iqbaal Ramadhan ( foto: kicky herlambang/guritanews.com)

“Gak nyangka begitu nonton film ini, terasa fun banget, aku seperti berada di masa itu, yang aku sendiri gak pernah merasakannya,” ujar Iqbaal kepada guritanews.com, usai jumpa pers Gala Premiere di Jakarta, Selasa (16/1) malam.

Sementara Ody Mulya Hidayat, produser yang membidani film ini mengatakan bahwa Dilan 1990 adalah sebuah generasi yang pernah ada di masanya dan ‘patut dinikmati oleh anak muda sekarang’

“Film ini di kemas sedemikian rupa untuk pasar remaja, juga keluarga, terutama para pembaca novelnya yang sudah lama menanti film ini. Kami ingin memberi sesuatu yang segar dalam film drama remaja. Gak cengeng dan klise, ” jelasnya.

Iqbaal dan Vanesha sukses melahirkan chemistri dari awal hingga film berakhir pada durasi hampir 120 menit.

Anda yang tidak mengenyam masa itu, akan melihat memorabilia ‘vintage’ seperti ; poster Mick Jagger , stiker Kenwood di kamar Dilan, bahkan kaos bergambar bibir dower ‘jagger’ (ikon grup rock  The Rolling Stones) yang digunakan Ira Wibowo (berperan sebagai ibunda Dilan), lalu ada sneaker warna hitam yang dipakai anak sekolahan di era 90an (saat itu ada dua merk ; Warrior dan AllStar Converse), juga ada sepatu klasik warna merah hitam bertuliskan Nike dibelakang pergelangan kaki, termasuk motor honda CB 100, yang di gunakan Dilan, dan banyak lagi.

Wajar jika saya (penulis) menyebut Dilan 1990 sebagai film dengan segala detail memori di zamannya, yang sangat tidak mudah di dapat demi memuaskan penonton!

Jadi bukan tidak mungkin, bahkan sudah semestinya film Dilan 1990, akan membuka awal tahun dengan jutaan penontonnya.

Tunggu penayangannya mulai 25 Januari ! (Q2)

Share:

Leave a reply