Rahayu Kertawiguna : yang original saja murah, kenapa harus beli bajakan?

106
0
Share:
NAGA'S ANGE7S (foto : kicky herlambang/guritanews)

guritanews – Meski semarak perayaan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret setiap tahunnya hanya sebatas ‘ritual’ belaka, namun sepertinya pada perayaan tahun ini, pemerintah lebih ingin serius menunjukkan sikap pedulinya kepada industri musik Indonesia.

Carut marut industri musik nasional memang bukan barang baru, sudah sepantasnya keseriusan pemerintah -terutama dalam memberantas dan menghabisi aksi pembajakan hingga ke akarnya – dikdukung oleh masyrakat di republik ini.

Produser dan CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, menyambut gembira sikap pemerintah.

Dalam kesempatan peluncuran NAGAS ANGE7S pada Jum’at (10/3) kemarin, ia mengatakan bahwa dirinya akan sangat serius memerangi aksi pembajakan.

“Saya gak bercanda lagi dengan mereka, berapa banyak uang yang mereka keduk dari hasil pembajakan karya cipta? sudah tak terhitung jumlahnya. Saya juga termasuk pihak yang sangat dirugikan selama ini oleh mereka (pembajak),” Ungkapnya kepada wartawan disela acara peluncuran tujuh single anyar milik tujuh penyanyi kondang NAGASWARA ; Siti Badriah (Harapan Cinta), Bebizy (Cinta Tulalit), Hesty Klepek Klepek (Daryono), Selvy Kitty (Takut Kamu Hilang), Neng Oshin (Cuit Cuit Witwiw), Ratu Idola (Galau Ting Ting), serta Sella Selly (Quick Count Cinta) yang tergabung dalam NAGAS ANGE7S.

Rahayu juga menghimbau kepada masyarakat agar selayaknya ‘berani’ membeli produk asli

“Jika masyarakat ingin membeli CD NAGAS ANGE7S maka belilah yang original, harganya sangat murah 10.000 rupiah saja! Kalau yang original lebih murah dan berkualitas kenapa pilih bajakan? ” pungkasnya kepada guritanews.com.

Seperti apa nasib industri musik Indonesia dimasa datang tergantung kita semua memperlakukannya. (Q2)

Share:

Leave a reply