Perjuangan H. Agus Salim melobi Kairo dalam ‘Moonrise Over Egypt’

98
0
Share:

GuritaNews – Film bermuatan sejarah berdirinya Republik Indonesia, Moonrise Over Egypt, ini sejatinya bukanlah sebuah dokumentasi yang hendak merekam ulang lewat visual modern tentang bagaimana proses negeri ini lahir.

Sosok pejuang dan diplomat ulung H.Agus Salim yang menjadi sentra cerita dalam film Moonrise Over Egypt, produsksi TVS ini, diangkat hanya sebagai lead karakter yang mencomot dari sebuah peristiwa kunjungannya Ke Kairo tahun 1947 bersama rombongannya ; Abdurrachman Baswedan, Mohammad Rasjidi serta Nasir Pamuntjak.

Film berbasis drama dengan durasi sekitar 115 menit ini, memaparkan beragam peristiwa di masa kunjungan delegasi Indoensia itu guna melobi pihak pemerintah Mesir untuk memberikan dukungan politik dan moral atas kemerdekaan Indonesia di panggung dunia.

Meski film debut sutradara muda Pandu Adiputra ini, tak terlalu ingin ‘bergeliat’ layaknya film-film drama dengan warna cerita mencomot peristiwa sejarah.

Film Moonrise Over Egypt sebenarnya masih bisa dibuat ‘greget’ , banyak ruang yang terasa hambar untuk dinikmati, Pandu memang ingin berhati-hati menggarap film ini hingga suspens-thriller nyapun menjadi tidak klimaks.

Walhasil film di perankan sederet pelakon pendatang baru : Pritt Timothy, Vikri Rahmat, Satria Mulia, drh. Ganda, Reza Anugrah, Bhisma Wijaya, Ina Marika, Cynthia Cheye, ini lebih bisa dinikmati untuk sekedar ‘menonton film’ saja tanpa menghasilkan selera.

Efek visual via CGI (Computer Generate Imagery) pun seperti tak ingin bermain total, hanya tampil sebagai syarat saja, bahwa beberapa adegan dalam Moorise Over Egypt perlu ditambal teknologi CGI tanpa harus terlihat halus dan wajar.

Namun sejatinya, terlepas segala keterbatasan yang terjadi dalam film ini, kisah H. Agus Salim bersama delegasinya melakukan lobi ke pihak Mesir, memang langka terdengar, artinya film ini berani memberi nilai lebih sebagai film bertema drama-sejarah yang berbeda.

Moonrise Over Egypt menawarkan warna drama yang berbeda dengan setaranya yang pernah ada.

Perlakuan khusus pemerintah Kairo untuk memberi izin kepada film ini untuk mengambil gambar di sekitaran Piramida adalah sesuatu yang mahal, yang belum pernah terjadi bagi studio pabrikan Hollywood sekalipun!

Film drama-sejarah tetap pada sebuah mesej, yakni meng-edukasi publik dan menyampaikan sebuah realitas gaya visual.

Moonrise Over Egypt telah menyampaikan kedudukan cerita linear tentang sebuah kepahlawanan dan penghianatan di eranya.

Bagaimana upaya para pejuang kemerdekaan ini melakukan upaya pendekatan ke pihak Mesir sekuat tenaga hingga merekapun harus dihiati.

Sebuah drama yang tidak konyol dan klise, yang membuat kitapun berani bertanya ; apa jadinya ‘menggenggam kemerdekaan’ saat itu jika tanpa perjuangan keras H. Agus Salim dan rekannya? Akankah bangsa ini merdeka saat itu? (Q2)

Share:

Leave a reply