Perbaiki sistem kemanusiaan dalam agenda KTT Kemanusiaan Dunia

279
0
Share:

GuritaNews – Ratusan pemimpin dunia berkumpul hadiri pembukaan KTT Kemanusiaan Dunia (World Humanitarian Summit 2016) pertama yang digelar PBB, di Turki.

Tujuan KTT Kemanusiaan Dunia digelar pada 23-24 Mei, ini untuk memperbaiki sistem kemanusiaan dunia.

Namun perhelatan besar ini dikecam sejumlah kelompok bantuan kemanusiaan karena dipandang hanya sebagai ajang pertemuan belaka.

LSM kesehatan dunia, Medecins Sans Frontieres (MSF), menolak hadir.

PBB memperkirakan sekitar 130 juta orang, membutuhkan bantuan kemanusiaan di dunia, jumlah ini lebih banyak dari sebelumnya.

Tidak kurang 60 juta orang per tahunnya harus mengungsi karena konflik.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan, dalam pidato pembukaan KTT, “Semakin banyak orang yang dipaksa meninggalkan rumah mereka sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua.” (Q2)

Ratusan pemimpin dunia berkumpul hadiri pembukaan KTT Kemanusiaan Dunia (World Humanitarian Summit 2016) pertama yang digelar PBB, di Turki.

Tujuan KTT Kemanusiaan Dunia digelar pada 23-24 Mei, ini untuk memperbaiki sistem kemanusiaan dunia.

Namun perhelatan besar ini dikecam sejumlah kelompok bantuan kemanusiaan karena dipandang hanya sebagai ajang pertemuan belaka.

LSM kesehatan dunia, Medecins Sans Frontieres (MSF), menolak hadir.

PBB memperkirakan sekitar 130 juta orang, membutuhkan bantuan kemanusiaan di dunia, jumlah ini lebih banyak dari sebelumnya.

Tidak kurang 60 juta orang per tahunnya harus mengungsi karena konflik.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan, dalam pidato pembukaan KTT, “Semakin banyak orang yang dipaksa meninggalkan rumah mereka sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua.” (Q2)

Share:

Leave a reply