Peran Komunitas Dalam Meraih Sukses Berkarir

23
0
Share:
Peran Komunitas Penting Dalam Karir

GuritaNews – Peran Komunitas dalam sebuah kajian terbaru yang dilakukan oleh LinkedIn, diketahui komunitas ikut berperan dalam menunjang keberhasilan karir seseorang. Olivier Legrand, Direktur LinkedIn Asia Pasifik menyampaikan paparannya kepada redaksi Gurita News, hari ini.

Menjalani pekerjaan impian dan mencapai sukses merupakan suatu perjalanan panjang yang menantang yang tidak harus dilalui sendiri, karena faktor eksternal ternyata memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam lika-liku perjalanan untuk menemukan dan meraih sukses di karier.

Survei LinkedIn baru-baru ini menunjukkan bahwa 80% orang Indonesia mengaitkan kesuksesan dengan pilihan karier yang mereka buat. Data juga mengungkapkan bahwa rata-rata profesional di level menengah dan atas setuju bahwa ternyata pekerjaan pertama serta fase awal karier berpengaruh besar terhadap karier mereka saat ini.

Interaksi sosial dengan orang di sekeliling dan komunitas di lingkungan kerja dan hidup, menjadi benang merah,  yang membantu seseorang (terutama fresh graduate yang sedang menapaki dunia baru di awal perjalanan karier mereka) untuk membentuk dan mengembangkan pola pikir yang pada akhirnya akan membawa pengaruh besar terhadap perjalanan karier seseorang.

Sedikit berbagi cerita, pekerjaan impian masa kecil saya sangat beragam mulai dari dokter hewan hingga pemain rugby. Saya sangat terinspirasi dengan energi yang dicurahkan oleh orang-orang ke dalam pekerjaan mereka. Hal tersebut tanpa ternyata mempengaruhi pola pikir saya, karena guru olah raga (termasuk para pelatih) dan dosen kuliah menjadi sumber inspirasi di awal perjalanan hidup saya. Di sepanjang perjalanan dalam meniti karier, impian dan definisi sukses menurut saya turut berubah dipengaruhi oleh interaksi sosial dengan berbagai orang di dalam kehidupan saya.

Jika merefleksikan kembali perjalanan awal karier, saya baru bisa melihat bagaimana pilihan tersebut mempengaruhi perjalanan karier hingga saat ini. Singkat cerita, di fase awal karier saya begitu fokus untuk mendapatkan kesempatan bekerja dengan orang-orang yang saya anggap sebagai panutan (inspirasi), dan tidak menyasar suatu industri / jenis pekerjaan yang spesifik.

Usaha tersebut berhasil mendaratkan pekerjaan pertama saya di Cortal, anak perusahaan dari BNP Paribas. Kesempatan itu membuka mata saya terhadap prospek industri digital, dan membentuk pola pikir tentang berbagai kesempatan di industri teknologi (khususnya internet) di masa depan, serta dampaknya terhadap bisnis dan manusia. Kala itu, tahun 1998, dunia digital masih belum berkembang seperti saat ini, sehingga mendorong saya untuk lebih giat dalam mengeksplorasi industri ini seraya bekerja di dalamnya. Perjalanan ini ternyata membentuk pola pikir dan menggiring saya ke karier saat ini.

Dari cerita tersebut, fresh graduate harus mengetahui tujuan dan prioritas mereka, apapun itu, pikirkan dengan seksama bagaimana pekerjaan yang mereka pilih dapat memenuhi tujuan atau membuat mereka lebih dekat ke tujuan yang ingin dicapai. Perlu disadari, interaksi yang terjalin di sepanjang perjalanan tersebut akan berpengaruh terhadap pola pikir dan pada tahap tertentu perjalanan karier mereka.

Saya percaya bahwa kita semua akan memiliki jalan yang berbeda-beda untuk menemukan makna dan meraih sukses. (editor Lukman Hqeem)

Share:

Leave a reply