Pencarian korban jembatan ambruk di Bali dihentikan

176
0
Share:

GuritaNews – Para korban ambruknya jembatan, yang terdiri dari 8 orang tewas, 34 luka, telah ditemukan semuanya dan dievakuasi, termasuk 17 sepeda motor yang ikut tercemplung ke laut saat jembatan -yang sebetulnya untuk pejalan kaki itu – ambruk disebabkan beban berlebih.
“Jadi sudah tak ada lagi korban, karenanya sejak semalam, operasi pencarian sudah dihentikan,” kata Dewa Made Indra, Ketua Badan Daerah Penanggulangan Bencana (BPBD) Bali.

Jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di Kabupaten Klungkung Provinsi Bali, itu diduga ambruk akibat kabel yang terputus karena kelebihan muatan.

“Semua korban adalah warga desa Jungut dan Nusa Lembongan. Yang meninggal, jenazahnya sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing, dan yang luka, semuanya sudah pulang dari puskesmas,” tambah Dewa Indra, kepada Ging Ginanjar dari BBC Indonesia.

“Jembatan itu selebar 1,2 meter sepanjang 140 meter, sebetulnya peruntukkannya hanya untuk pejalan kaki, tapi banyak juga digunakan untuk sepeda motor. Dan hari itu ada upacara agama di Nusa Ceningan, jadi orang dan sepeda motor yang menggunakan jembatan itu, lebih dari kapasitas, dan ambruklah jembatan itu,” kata Dewa Indra pula.

‘sudah sejak Kamis jembatan itu dinyatakan kritis untuk dilewati, setelah dilakukan inspeksi’

Masyarakat tetap saja ‘ngeyel’ menggunakannya, meski rambu larangan telah dipasang,karena jembatan yang dibangun 1995 itu satu-satunya jembatan menghubungkan kedua pulau tersebut.

Kini, sembari pembangunan jembatan baru disiapkan, penduduk menggunakan kapal-kapal kecil untuk menyeberang. (Q2/BBC)

Share:

Leave a reply