PAMMI tak lagi dikerumuni pedangdut senior

144
0
Share:
 guritanews –  Jika selama ini ada anggapan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (DPP PAMMI) hanya di ‘kerumuni’ pedangdut senior, maka Rhoma Irama selaku ketua umum terpilih untuk ke 5 kalinya menegaskan bahwa kepengurusan periode 2017-2022, kini di isi banyak pedangdut muda.

 “Menyadari dinamika perkembangan industri musik dangdut kedepan makin berat, maka dibutuhkan tenaga muda yang fresh. Karenanya di kepengerusan DPP PAMMI periode 2017-2022 juga diisi pedangdut muda.” Ujar RHOMA IRAMA Ketua umum PAMMI  periode 2017-2022.Sementara Waskito selaku SEKJEN menambahkan kalau anak-anak muda yang masuk menjadi pengurus DPP PAMMI mencapai 6O %. Semua itu sesuai harapan Dewan Pimpinan Daerah PAMMI dan masyarakat dangdut.

“Masa depan musik dangdut ada di tangan anak-anak muda, sudah sepantasnya kami memberi kesempatan anak-anak muda untuk berkiprah. Tentu dengan harapan perkembangan musik dangdut kedepan makin maju pesat dan kesejahteraan anggota terus meningkat,” papar Waskito.

Menyoal nama Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih yang masuk dalam jajaran pengurus DPP PAMMI 2017-2022, Waskito memaparkan bahwa keterlibatan Sandiaga ‘karena pak Sandiaga juga seniman lho..’

“Jangan salah pak Sandiaga juga berlatar belakang seniman dan dekat dengan insan dangdut. Dengan masuknya pak Sandiaga ke dalam pengurus PAMMI, PAMMI diharapkan bisa lebih maju lagi dan berkembang,” ujar Waskito.

Selain pelantikan DPP PAMMI, pada kesempatan yang sama juga dibagikan hak royalti kepada pencipta lagu, penyanyi dan musisi dari lembaga management kolekif dinawah naungan PAMMI yakni Royalti Anugerah Indonesia (RAI) dan Anugerah Royalti Dangdut Indonesia (ARDI)

“Periode 6 bulan ini jumlah hak royalti yang kami bagikan sebesar kurang lebih satu setengah milyar. Ada peningkatan 20 persen dari periode sebelumnya,” pungkasnya. (Q2)

Share:

Leave a reply