Ouija: Origin of Evil, prekuel yang menjenuhkan

152
0
Share:

GuritaNews – Seri kedua film yang bersentra kisah tentang iblis papan mistik ini, semestinya betul-betul mampu menguras debar jantung.

 

Sebagai pengantar rasa takut , papan ‘witchboard’ dalam film Ouija : Origin of Evil, serasa datar saja tersaji.

Rasa horor yang di kemas sutradara Mike Flanagan, seperti hanyut dengan drama misteri yang datar saja.

Sebenarnya rakitan dramaturgi Mike pantas untuk menyelamatkan kesan seram dan menakutkan, sayangnya berpuluh-puluh menit, Ouija : Origin of Evil terkapar dalam drama dan pengulangan adegan belaka.

Menjenuhkan? pasti! Mike hanya mengulang prestasi Ouija (2014), kartya Stile White, namun sebenarnya jika melongok jauh pada linear cerita, film ini harus lebih menakutkan dan memiliki daya mencekam yang berdebar-debar.

Mike berupaya menyeret Ouija : Origin of Evil kepada historikal muasal di tahun 1960-an, bagaimana papan mistik itu memiliki ruh iblis hingga puluhan tahun kemudian menimpa kakak beradik Laine (Olivia Cooke) dan Sarah Morris (Ana Coto) beserta rekan-rekannya dalam Ouija (2014).

Sejatinya Ouija : Origin of Evil adalah prequel Ouija yang tak punya greget horor sama sekali, meski demikian film berbudget 9 juta dolar ini telah mengumpulkan pendapatan di sebesar 27 juta dolar sejak ditayangkan di Amerika Serikat 21 Oktober lalu.

Share:

Leave a reply