Ngintip para talen “photo hunt” di balut kemben dan batik

215
0
Share:

Guritanews – Maraknya komunitas fotografer (baik amatir maupun profesional) di tanah air, secara tak langsung telah menjadikan fotografi sebagai produk populer masa kini, di Indonesia.

Bukan sekedar berbicara teknologi yang tersemat dalam kamera, namun teknik fotografi juga seperti tak habis habisnya bebicara dalam etalase karya-karya ‘hebat’ yang mendunia sekalipun!

Ara Quiacos Altamira, model asal Philipina (foto by kicky herlambang)

Sebagian banyak fotografer masih dalam kata sepakat bahwa karya yang baik atau (katakanlah) bagus atau mungkin juga ‘hebat’, bukan serta merta di hasilkan dari perangkat fotografi yang mumpuni atau biasa kita sebut ‘mahal’.

Namun, aspek teknik ‘angle’ juga memiliki peran penting bahwa untuk menghasilkan gambar gambar dengan kualitas seperti disebutkan diatas, juga harus memiliki kecerdasan level ‘sarat’ dalam membidik obyek yang diinginkan.

Riyeni Abighaille (foto by kicky herlambang)

Tapi sudahlah, kita tak akan membahas secara detail.

Seperti yang dilakukan fotografer dan CEO majalah Info KITA Plus, Eddy Donbosco, yang menggaet kelompok minat fotografi seperti : KFI, KFM , pada Minggu (3/9) lalu menggelar sesi Photo Hunt bertema ‘Batik dan Kemben’ di sebuah resto di kawasan Hayam Wuruk , Jakarta.

Acara yang juga di dukung oleh, Fortis Metal, toko pakaian Lupita, Usahawan Amin Supriyadi, juga Hotel Reppo Bengkayang serta make up artis Andreas L, ini mendapuk lima talen foto yang di siapkan menjadi model pada even tersebut.

Virgin (foto by kicky herlambang)

“Tujuan acara ini sebenarnya hanya untuk mengikat lebih erat sesama fotografer se Indonesia,” ujar Eddy kepada guritanews.com.
Ada alasan kenapa Eddy memilih tema busana batik dan kemben dalam event hunting ini?

“Demi mempopulerkan batik dan kemben yang tak lain warisan budaya nenek moyang kita. Di event ini saya ingin sekali melihat teman-teman fotografer membidik tanpa mengurangi nilai busananya. Dan saya lihat dari tadi mereka mahir mem-frame keindahan batik dan kemben dalam bidikannya, sesuai selera masing-masing lah…” jelasnya menutup percakapan. (Q2)

Share:

Leave a reply