Nah kan, penonton Takut Kawin (pun) banjiri bioskop!

162
0
Share:

GuritaNews – Ratusan penonton membanjiri sebuah gedung bioskop di bilangan Jakarta Selatan demi menyaksikan film Takut Kawin yang mulai tayang perdana pada hari Kamis (8/2).

“Penasaran sama judulnya, terus kata temen-temen ceritanya seru dan lucu,” ujar Nia saat ditemui awak media di bioskop di kawasan Blok M, Kamis (8/2) siang

Usai nonton Nia mengaku puas dan terhibur setelah menyaksikan film yang dibintangi oleh Herjunot Ali, Indah Permatasari, Asri Welas, Babe Cabita itu.

“Saya pikir film drama biasa, orang yang takut kawin. Tapi ternyata ceritanya lucu, komedi segar, tanpa bumbu slapstik ala film komedi Indonesia pada umumnya. Para pemainnya tanpa melucu, tapi membuat kita tertawa terbahak, melownya juga ada. Pokoknya komolit deh, “ujar Nia puas.

Bukan tidak mungkin film debut sutradara Syaiful Drajat ini menjadi tontonan paling diburu penikmat film Indonesia pada pekan pertama penayangannya.

Faktor judul ‘nyata tapi berani’ dan para pelakon film ini menjadi ‘julan’ yang sarat untuk digilai banyak penonton film nasional.

Praktis, secara teknis penggarapan Takut Kawin, memang tidak sembarangan di bungkus, film ini juga punya kemasan lelucon yang tidak asal jadi.

Pada penayangan terbatas beberapa waktu lalu yang di peruntukkan bagi wartawan, nyaris hampir seluruh wartawan yang yang menyaksikan film ini terhibur.

Buktinya, banyak yang tertawa puas, hingga berakhir dengan standing ovation.

“filmnya keren, lucu, sedih tanpa dibuat-dibuat. Pokoknya rekomnded deh, buat kamu yang belumnpunya pilihan film yang akan di tonton weeekend minggu ini,” Ujar Hasby usai nonton di bioskop Platinum Cineplex Cibinong Square.

Syaiful Drajat yang mendapuk diri sebagai sutradara, sangat tidak menyia-nyiakan debutnya menggarap film dengan ‘rasa’ drama komedi ini.

Dengan linear Syaiful berhasil mengurai story telling dan dramaturgi dengan cukup baik.

Indah Permatasari (foto : kicky herlambang/guritanews.com)

Artinya, kepuasan termahal menonton film adalah tidak dirugikannya penonton usai menyaksikan film tersebut.

Setidaknya, jika berbicara film pabrikan Amanah Surga Production ini, akan banyak premis yang aktual, wajar tanpa menggurui.

Problematik romansa sejoli Bimo (Herjunot Ali) dan Lala (Indah Permatasari) berhasil di tutup dengan ciamik! (Anda harus nonton dauhulu supaya tahu endingnya)

“Sekarang masyarakat kan lagi memburu film Indonesia yang berkualitas dengan suguhan dan konsep yang berbeda,” tandas Nasrul Warid, orang yang membidani Takut Kawin.

Setelah anda menontoin film ini akankah anda masih benci dan kesal dengan Lala yang bertabiat keras untuk meninggalkan dan melupakan Bimo yang pernah menjadi kekasihnya?

Namun apakah anda (para lelaki jantan) juga akan merasa ‘terejek’ dengan gaya Bimo yang serba pasrah atas perlakuan Lala? (Q2)

Share:

Leave a reply