Meriam Bellina di Jembatan Pensil

319
0
Share:

GuritaNews – Meriam Bellina ditengah hadir di Halal Bi Halal Kerukunan Masyarakat Muna se Jabotabek, maka di perkenalkan sebuah film layar lebar “Jembatan Pensil”.

Film Jembatan Pensil, dibintangi Meriam Bellina, Kevin Julio dan Agung Saga, dengan mengambil setting daerah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, khususnya destinasi-destinasi wisata disana.

“Sebelum diputar pada 7 September mendatang di bioskop seluruh Indonesia, film besutan sutradara Hasto Broto ini akan diputar lebih dulu di Istana Negara untuk ditonton oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 8 Agustus”, ujar produser Tyas Abiyoga, saat ditemui di Anjugan Sulawesi Tenggara, Taman Mini Indonesia Indah.

“Film ini meski komersil tapi tetap mengetengahkan nilai-nilai pendidikan, wisata dan idealisme harapan masa depan anak-anak,” lanjut Tyas pada Minggu 23 Juli 2017.

Meriam Bellina menuturkan awalnya terkejut saat pertama kali suting di Muna. “Saya sepuluh hari di sana, kaget juga suara masyarakatnya keras dan tegas. Tapi mereka baik-baik dan jujur. Saya sangat tertarik dan terkesan dengan destinasi wisata di sana, apalagi Pak Bupatinya sangat baik, makanannya juga cocok dengan lidah saya, pedes-pedes sampe saya bawa cabe dari sana sebagai oleh-oleh, ” ujar Meriam Bellina sambil tertawa.

“Sakin indahnya, saya rela naik mobil satpol PP untuk keliling menikmati pemandangan alam Muna, dan saya masih pengen ke sana lagi, mau bawa anak-anak,” lanjutnya

Sementara Aktor Kevin Julio yang lebih sering jalan-jalan melihat keindahan wisata pulau di sela-sela shooting di Muna. “Saya lebih suka ber-jalan-jalan menikmati keindahan wisata pulau muna”.

Pulau Muna adalah sebuah pulau yang terletak di jazirah ujung pulau Sulawesi bagian Tenggara Sulawesi Tenggara dengan luas ±2.889 km2 .Pulau ini terletak pada selatan garis Khatulistiwa pada garis lintang 4º06 – 5.15° LS dan garis Bujur 120.00° – 123.24° BT. Daratan pulau umumnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata kurang dari 100 meter di atas permukaan laut. Pulau Muna pada umumnya beriklim tropis dengan suhu rata-rata antara 25 °C – 27 °C. Musim hujan terjadi antara bulan Nopember dan mulai Maret, di mana pada bulan tersebut angin bertiup dari Benua Asia dan Samudera Pasifik mengandung banyak uap air yang menyebabkan terjadinya hujan di wilayah Indonesia, sedangkan musim kemarau terjadi antara bulan Mei dan bulan Oktober, pada bulan ini angin bertiup dari Benua Australia yang sifatnya kering dan sedikit mengandung uap air.

Film pertama yang dibintangi Meriam Bellina saat masih remaja berjudul Perawan-Perawan. Setelah meraih Piala Citra (1984) sebagai Pemeran Utama Wanita terbaik dalam film Cinta di Balik Noda (nominasi FFI 1984 cukup berat, ada Christine Hakim, Jenny Rachman, Zoraya Perucha, dan Lidya Kandou), kariernya mulai mencuat dalam film Catatan si Boy. Ia kembali mendapatkan Piala Citra lewat film Taksi pada tahun 1990.

Kehidupan pribadinya tidak selancar kariernya di layar putih dan karier lainnya sebagai penyanyi pop (albumnya antara lain Simfoni Rindu, Untuk Sebuah Nama, dan Belajar Menyanyi dengan lagu-lagu andalan seperti Begitu Indah, Kerinduan, dan lagu-lagu ciptaan Pance F. Pondaag. Wajah Indonya (blasteran Makassar-Jawa-Jerman-Sunda-Belanda) telah mengesankan seorang penulis Belanda yang bernama Ivan Wolffers, yang menggambarkan rasa kagum serta obsesinya dalam sebuah novel Liefste, mijn liefste (1992) (Sayang, oh sayangku) yang laris dengan lebih dari 10.000 buku terjual di Belanda.

Meriam Bellina terbilang berani melakukan adegan panas sehingga dia pernah mendapatkan gelar sebagai Bom Seks Indonesia. Adegan dalam film Roro Mendut (1982) malah telah dibatalkan di Festival Film Indonesia di Tropenmuseum Amsterdam, karena perannya dianggap terlalu sensual. Karena Arifin C. Noer menjulukinya Magma Perfilman Indonesia. Tiga piala citra ia peroleh dalam film Cinta di Balik Noda (1984), Taksi (1990), dan Get Married (2007). Di dunia sinetron, Meriam meraih Piala Vidia tahun 1994 melalui sinetron Aku Mau Hidup.

Share:

Leave a reply