Menikmati keindahan Mekkah dan Madinah dalam Romansa Bukan Cinta Malaikat

177
0
Share:

guritanews – Ganesa Perkasa Films siap merilis film pertama international production berjudul “Bukan Cinta Malaikat”, kolaborasi dengan Ace Motion Pictures, produsen film asal Malaysia.

Film drama religi ini mengangkat kisah cinta seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di Timur Tengah.

Untuk mendukung ceritanya, film Bukan Cinta Malaikat melakukan syuting di kota Mekkah, Madinah serta Trengganu (Malaysia) dan Bandung.

Film Bukan Cinta Malaikat menghadirkan lanskap Mekkah dan Madinah yang disuguhkan lebih detail dan indah, bahkan belum pernah ditampilkan di film – film Indonesia.

“Sesuai visinya, Ganesa Perkasa Films, kami ingin menghadirkan film yang bermanfaat dan menghibur penonton Indonesia. Cerita film ini begitu kuat juga sangat menarik, hingga kami tak tanggung-tanggung untuk melakukan pengambilan gambar di Mekkah dan Madinah dengan menghadirkan beragam keindahannya,” jelas Chandir Bhagwandas.

Demi menjadikan film ini sebagai tontonan berbobot, rumah produksi Ganesa Perkasa Films mendapuk dua sutradara yakni; Azis M. Osman (Malaysia) dan Herdanius Larobu (Indonesia).

Film Bukan Cinta Malaikat juga menghadirkan sederet bintang papan atas kedua negara.

Dari Indonesia, menampilkan : Fachri Albar, Donita, Dewi Irawan, Joshua Pandeleki, Iqbal Pakula, Edi Brokoli, Dewi Amanda serta Nora Danish dan Ashraf Muslim, dari negeri Jiran.

“Film Bukan Cinta Malaikat sarat dengan adegan-adegan yang membuat perasaan penonton terhanyut. Para pemeran film ini, berhasil memberikan totalitas akting yang maksimal, sehingga penontonpun bisa terbawa emosi ketika menontonnya. Kisah film inijuga tidak mudah ditebak, mata penonton akan terpaku pada layar bioskop selama 94 menit,” ujar Azis M. Osman.

Film Bukan Cinta Malaikat menceritakan kisah seorang relawan asal Indonesia sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah.

Saat sedang berada di Madinah, Reyhan menolong seorang perempuan asal Malaysia bernama Dewi (Nora Danish) yang sedang melakukan perjalanan umroh.

Namun, Dewi secara tak sengaja tertangkap karena dikira penggunjung gelap, Reyhan pun berhasil menolong Dewi.

Sebaliknya, Dewi juga sempat menyelamatkan Reyhan saat pemberontak di Timur Tengah hendak menembak Reyhan.

Sejak pertemuan itu, Reyhan merasakan benih cinta dalam dirinya, meski cinta Reyhan tak berjalan mulus, karena Dewi telah memiliki Adam (Ashraf Muslim), kekasihnya.

Di Bandung, Aliyah (Donita), seorang teman kecil Reyhan, mengharapkan cinta pada Reyhan.

Cobaan demi cobaan datang silih berganti menguji cinta Fachri dan Nora, menguji ketaatan Iman Reyhan dan Dewi.

Reyhan yang telah bertemu dengan Dewi di tanah suci, masihkah mengingat Allah? Bagaimana kelanjutan cinta Reyhan dan Dewi?

“Kami berharap, setelah menonton Bukan Cinta Malaikat, penonton dapat mengambil manfaat pesan moral dari film ini. Semoga bermanfaat, Jayalah film Indonesia!,” jelas Chandir Bhagwandas.

Film “Bukan Cinta Malaikat” akan tayang secara serentak di selirih bioskop Indonesia mulai 13 Juli 2017, menyusul penayangan selanjutnya di Malaysia. (Q2)

 

Share:

Leave a reply