Menikmati ‘jump scare’ ala Nini Thowok

118
0
Share:

GuritaNews – Seperti apa rupa Nini Thowok di tangan Erwin Arnada? pastinya anda harus menyaksikan dahulu film produksi TBS (The Blessing Scene) Films ini.

Kali ini Erwin tidak duduk sebagai produser seperti biasanya, studio TBS mendapuknya sebagai sutradara dan penulis skenario (bersama Alim Sudio).

Hasilnya, Erwin bisa disebut cukup berhasil menggambarkan suspens horor yang menarik.

Sekali lagi saya ingatkan, bahwa anda harus menontonnya terlebih dahulu, bagaimana Nini Thowok versi Erwin Arnada ini tervisual secara ringan.

Anda tak akan menemukan kelompok hantu dengan muka ‘berantakan’ dalam film yang dibintangi Natasha Wilona, Amec Aris, Nicole Rossi, Djajang C.Noer, Gesata Stella juga Inggrid Widjanarko serta Slamet Ambari.

Erwin cukup mampu membangun karakter masing masing tokoh dengan tertib, hingga bertahan pada menit akhir durasi film.

Limat menit pertama saat scene dibuka dengan master lanskap sebuah hotel tua bernama Mekar Jiwo, duduklah diatas ranjang seorang perempuan uzur, Eyang (Djajang C.Noer) di dalam kamar tidurnya.

Dramaturgi diiringi suspens mulai dibangun sejak scene ini di buka, tanpa ragu menggoda debar jantung anda dengan beberapa frame jump scare.

Stop sampai disitu! saya tidak berhasrat membocorkan ada kejadian apa di kamar tersebut.

Scene dengan varian jump scare memang cukup terampil di garap, bahkan saya secara pribadi tak bosan menikmatinya.

Untuk sekelas Nini Thowok, bisa disebut menghibur karena memang film bergenre horor  ini dibuat untuk menghibur penonton, bukan membuat penonton kesal dan kecewa dengan hasilnya.

Erwin Arnada (foto: kicky herlambang/guritanews.com)

Durasi film ini memang tidak ingin molor dengan berlama-lama mengoleksi scene, mungkin dimaksudkan agar tidak membuat penonton merasa lelah dan bosan.

Secara keseluruhan Nini Thowok karya Erwin Arnada yang mengalir sekitar 70 menit-an ini punya selera horror yang bagus.

Hanya saja (mungkin penulis skenario dan suutradara yang bisa menjawab) kenapa film ini tidak berani memunculkan twist yang jempolan?

Dan ‘taste horror’ yang di bungkusnya kenapa seperti serupa dengan drama misteri?

Atau mungkin kisah mistis Nini Thowok memang punya misteri sendiri yang horor untuk dinikmati..

Saksikan di bioskop mulai 1 Maret! (Q2)

Share:

Leave a reply