Mampukah pendekar kapak 212 ini menebas habis rekor The Raid ?

404
0
Share:

GuritaNews – Fox International Productions (FIP), divisi dari 20th Century Fox Film Corporation dan Lifelike Pictures, telah menandatangani kesepakatan kerjasama produksi film WIRO SABLENG 212 (212 Warrior).

Presiden FIP, Tomas Jegeus, Produser Sheila Timothy, dan Executive Producer Michael Werner, mengumumkan kesepakatan kerjasama mereka pada Kamis (9/2) kemarin di Jakarta.

Untuk pertama kalinya studio Fox International Production berkerjasama produksi dengan rumah produksi asal Indonesia.

Sebelumnya FIP pernah melakukan kerjasama serupa dengan Korea Selatan dalam memproduksi film “The Wailing” & “The Yellow Sea” oleh sutradara Na Hong Jin, salah satu dari 10 film box office terlaris selama 2016 di Korea Selatan.

Tomas Jegeus, president FIP mengatakan, “Saya sangat senang dengan keterlibatan kami dalam film Wiro Sableng 212 ini dan bangga dapat bekerja sama dengan tim kreatif dari Lifelike Pictures yang begitu menginspirasi. FIP merasa terhormat bisa menjadi studio Hollywood pertama yang melakukan co-production dengan rumah produksi Indonesia dan kami berharap akan lebih banyak lagi kolaborasi lainnya di masa mendatang.”

Sheila Timothy selaku Produser, Lifelike Pictures, mengatakan: “Kami sangat senang dan bangga dapat bekerja sama dengan FIP. Saya yakin dengan pengalaman kami dan dengan expertise yang FIP miliki, persiapan panjang yang telah kami lakukan akan semakin maksimal. Tomas Jegeus, Michael Werner dan saya bersepakat untuk membuat film Wiro Sableng 212 berhasil secara komersial yang akan memuaskan seluruh penonton film Indonesia.”

Sementara itu Michael Werner, konsultan FIP Asia yang juga bertindak sebagai Executive Producer menambahkan, “Kekuatan cerita yang mendasari Wiro Sableng 212 dikombinasikan dengan perkembangan dan pertumbuhan yang dinamis dalam industri perfilman Indonesia sekarang ini, membuat film Wiro Sableng 212 ini menjadi pilihan proyek yang tepat untuk co-production pertama FIP di Asia Tenggara.”

Wiro Sableng adalah karakter fiksi cerita silat Indonesia, dalam komik silat Wiro Sableng Kapak Maut Naga Geni 212 karya media Bastian Tito.

Serial silat ini merupakan yang terpanjang dan terlama di Indonesia, terdiri dari 185 judul dan dibuat selama rentang waktu 39 tahun (1967-2006).

Setiap bukunya terjual ratusan ribu cetak, dan beberapa judulnya mencapai hingga sejuta cetakan.

Film layar lebar kolosal dengan genre Action Comedy Fantasi ini akan diproduksi pertengahan 2017 dan direncanakan rilis di bioskop pada 2018.

Sutradara muda Angga D Sasongko, didapuk untuk mengarahkan film Wiro Sableng 212.

“Bagi saya ini adalah sebuah kehormatan. This project is an experience of a lifetime,” ungkap Angga.

Trio, Sheila Timothy, Tumpal Tampubolon, dan Seno Gumira Ajidarma bertindak sebagai penulis skenario.

Bintang laga Yayan Ruhiyan terlibat untuk menangani koreografi laga film ini.

Vino G Bastian (foto : Q2HER/www.guritanews.com)

Karakter Wiro Sableng sendiri akan di perankan aktor Vino G Bastian, yang juga merupakan anak kandung dari Bastian Tito

Sementara , Marsha Timothy dan Sherina Munaf

Marsha Timothy (foto: Q2HER/www.guritanews.com)

juga ikut ambil bagian tampil dalam film berbudget 2 juta dolar lebih ini.

Ibarat pendekar yang turun gunung, Wiro Sableng hendak berpetualang kembali menjumpai penggemarnya lewat sebuah film, setelah sekian lama lenyap tanpa kabar.

Sherina Munaf (foto : Q2HER/www.guritanews.com)

Film ini tentu akan seperti menjanjikan dengan muatan ‘taste’ tontonan yang sangat berbeda dan berbobot, dari kadar penggarapan laganya, sinematografinya serta leluconnya yang khas.

Pertengahan tahun 90-an, stasiun televisi RCTI pernah menyangkan serial Wiro Sableng, dengan tiga pelakon, dari mulai pertama Tony Hidayat, lalu Ken Ken, terakhir Abhie Cancer.

Ken Ken alias Ken Sukendro yang paling dianggap sukses memvisualkan karakter murid dari Sinto Gendeng ini.

Nah sekarang persoalannya, sehebat apa film ini mampu membius para penggemarnya, dengan kekuatan jurus ‘hebat’ kapak 212 saktinya ‘menebas habis’ rekor penjualan tiket  film aksi terlaris dalam kurun lima tahun terakhir : The Raid (1.844.817 penonton) dan  film laga-komedi Comic 8: Casino Kings Part 2 (1.835.644 penonton).

Jadi Wiro sableng bukan saja bertanding dengan musuh-musuh fiksinya saja seperti dalam cerita aslinya dalam komik, namun ia juga harus bertarung ‘menaklukkan rivalnya’  yang berkuasa sebagai film aksi dan aksi -komedi paling terlaris ditonton.

Bagaimana nasib Wiro Sableng dengan jurus ampuh kapak Naga Geni 212 nya, saat dirilis tahun depan ? hanya penonton yang tahu….(Q2)

Share:

Leave a reply