Lima model jebolan JFW Model Seacrh 2017, bertarung di ‘kasta’ Asia Model Festival

253
0
Share:

guritanews – Tak kurang dari 1.000 model pria dan wanita dari empat daerah telah mengikuti proses seleksi ajang tahunan bergengsi Jakarta Fashion Week (JFW) Model Search 2017, yang berhasil menyaring sebanyak 24 model pria dan wanita.

Ajang ini tak lain sebagai proses seleksi dan menyaring para talenta (model) tampil di runway Jakarta Fashion Week (JFW) 2018, yang digelar pada Oktober mendatang.

Pada perhelatan tahun ini, audisi Jakarta Fashion Week (JFW) Model Search 2017, yang digelar di empat kota ; Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan, sejak Maret lalu, menggandeng lebih banyak mitra, seperti UBS Gold, Emina, L’Oréal Professionnel, Mataharistore.com.

Pada Minggu (7/5) sore, bertempat di atrium Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan, sebanyak 24 finalis model JFW Model Search 2017 hasil audisi di Bali, Surabaya, Medan, Jakarta itu beradu kemampuan modeling untuk menduduki 5 posisi puncak JFW Model Search 2017.

Mereka juga berlomba meraih gelar prestis ‘Face of Indonesia’, yang akan mewakili Indonesia di acara Asia Model Festival, di Janghung Arena, Seoul, Korea Selatan, pada 22-24 Juni mendatang, sebuah gelaran hasil kolaborasi JFW dengan Korea Model Association (KMA).

“Hal ini tentu saja juga akan menjadi langkah awal dan kesempatan besar bagi para model pria maupun wanita asal Indonesia untuk bersinar dan menunjukkan bakat mereka di dunia modeling profesional kelas dunia,” ujar Lenni Tedja, Direktur JFW.

Panel juri dalam final JFW Model Search 2017 terdiri dari Lenni Tedja (Direktur JFW), Ai Syarif (Creative Advisor JFW), Kim Jeong Ho (Direktur KMA), Lee Sun Il (General Manager KMA), Kim Soo Bin (CEO Oracle Entertainment), Juwita Rahmawati (Face of JFW 2017), Intan Ferisya (F&G Model Talent Agency), perwakilan dari L’Oréal Professionnel dan Mataharistore.com.

Lee Sun Jin (tengah) bersama (ki-ka) Adrianus Yudha – finalis asal Jakarta, Michelle Frendiaz – finalis asal Medan, Lie Buntaran – model asal Surabaya yang merupakan finalis audisi Jakarta, dan Evanny Wityo – finalis asal Jakarta.

Top model Korea Selatan, Lee Sun Jin, hadir sebagai guest judge, untuk memilih para pemenang palinmg berbakat.

Selain berkarir sebagai top model, Lee Sun Jin, juga membintangi sejumlah drama seri dan film, seperti ; “A Better Tomorrow”, “Love Marriage”, “Bad Couple”, “A moment to Remember”.

Model berbakat Bianca Fischer – finalis asal Jakarta – didaulat sebagai Face of Indonesia.

Selain itu, terpilih pula Lie Buntaran – model asal Surabaya finalis audisi Jakarta, Michelle Frendiaz – finalis asal Medan, Adrianus Yudha – finalis asal Jakarta, dan Evanny Wityo – finalis asal Jakarta, akan mewakili Indonesia di ajang Asia Model Festival 2017.

Bianca Fischer (tengah) ‘Face of Indonesia’, berfoto bersama para juri asal Korea Selatan (ki-ka): Lee Sun Jin, Kim Soo Bin (CEO Oracle Entertainment) & Kim Jeong Ho (Direktur Korea Model Association)

Setelah menjalani proses karantina, para model yang lolos ke pentas Asia Model Festival akan bersaing dengan para top model dari negara-negara Asia lainnya.

Persaingan ketat ini akan memperebutkan posisi puncak dari masing-masing kategori model pria dan wanita dalam ajang internasional tersebut.

Sebanyak 25 negara Asia akan berpartisipasi dalam ajang yang telah berlangsung selama 12 tahun ini, di antaranya; Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Mongolia, Filipina, India, Malaysia, Myanmar, Thailand, Indonesia, Vietnam, Kazakhstan, Uzbekhistan, Turmenishtan, Kyrgyshtan, Tajikishtan, Nepal, Kamboja, Hong Kong, Macau, Srilanka, Singapura, Arab Saudi, Bangladesh, dan Taiwan.

Pemilihan Face of Indonesia sebenarnya sudah 4 kali digelar di Indonesia, namun dalam penyelenggaraan tahun ini, KMA memutuskan bekerja sama dengan JFW untuk pertama kalinya.

Kemitraan dengan KMA ini menambah panjang daftar institusi asal Korea Selatan yang telah menjalin kerja sama yang baik dengan JFW sejak 2012, yaitu Council of Fashion Designers of Korea (CFDK), Korea Creative Content Agency (KOCCA), Korean Cultural Center (KCC), dan Korea Foundation for International Cultural Exchange (KOFICE).

“Awalnya hanya mengundang desainer asal Korea Selatan, Lie Sang Bong, ke JFW, kemudian terjalinlah kolaborasi koleksi antara desainer Indonesia dan Korea Selatan, pertukaran panggung, di mana desainer dari Indonesia Fashion Forward menampilkan koleksi mereka di Seoul Fashion KODE dan Seoul Fashion Week, sementara desainer Korea Selatan di JFW, hingga pertukaran knowledge seputar industri fashion di kedua negara, dan sekarang, kolaborasi dengan JFW Model Search,” ungkap *Lenni Tedja, kepada awak media. (***)

Share:

Leave a reply