Lima game karya anak Indonesia paling digemari

195
0
Share:

guritanews – Dalam International Mobile Game Award (IMGA) 2016 lalu, setidaknya ada 14 game karya anak Indonesia yang menjadi sorotan.

Game buatan anak bangsa ini dinilai jempolan ,sudah tidak kalah kreatif dan inovatif dengan pencipta game asal Eropa maupun Amerika Serikat.

IMGA yang pertama kali diadakan tahun 2004 awalnya merupakan kompetisi tahunan tingkat Asia Tenggara.

Namun dalam perkembangannya , IMGA sudah melejit menjadi ajang pertarungan sesama pembuat game  dunia dan bergengsi.

Perhelatan IMGA 2016 diikuti 64 negara dari belahan dunia : Asia, Eropa, Australia dan Amerika Serikat. Sekalilagi pencipta game Indonesia menjadi pembicaraan publik alias bahan omongan berbagai media yang tidak habis-habisnya, kendati IMGA  2016 sudah berlalu digelar (November 2016).

Hal ini membuktikan industri kreatif berbasis teknologi digital di Indonesia kian pesat berkembang.

Seiring waktu berjalan, Indonesia memang bukan lagi menjadi pasar game bagi negara-negara maju, justru bergeser menjadi produsen game, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

Ada lima game –dari 14 game- paling di ‘gilai’ kaum urban adalah : Tur, Warung Chain, Target Acquired, Tahu Bulat dan Balified.

Game Tur ialah permainan yang terbilang cukup unik.

Maklum permainan ini yang  menjalankan misi untuk melewati berbagai rintangan dengan latar belakang cerita yang berbeda-beda.

Anoman Studio yang mengembangkan cukup berani untuk memasukkan elemen cerita dalam konsep game puzzle.

Tampilan game Tur, sangat minimalis dan terlihat seperti karya eksperimental.

Game Warung Chain, permainan bertema lokal yang dikembangkan dengan konsep kemahiran atau arcade.

Game ini menuntut untuk bisa mencocokkan bahan-bahan makanan menjadi sebuah masakan sesuai permintaan pelanggan warung.

Warung Chain

Menariknya, makanan yang ada dalam permainan ini adalah makanan asli Indonesia.

Game ini dikembangkan oleh Touchten Games.

Target Acqulired : Permainan berkonsep endless run.

Sekilas mirip seperti Dunia –manusia yang futuristic dan serba teknologi .

Karakter utamanya ,polisi robot Yura Anders di    tantang untuk dapat menghadapi robot-robot  jahat.

Game yang dikembangkan Touchten Game ini telah diunduh 100.000 untuk platform Android dan juga dirilis iOS.

Tahun 2014 Target Acquired membuat heboh , lantaran kesuksesannya yang meraup dana patungan dari situs Kickstarter sebesar lebih dari US$ 20.000 (setara Rp.260 juta lebih).

Game Tahu Bulat : Permainan ini sudah tidak asing lagi bagi penggemar mainan mobile di Tanah Air.

Sempat menduduki peringkat game  paling popular selama beberapa bulan.

Tahu Bulat merupakan game besutan  Own Games, bisa di unduh di Play Store.

Permainan Balified – Word Game of the Gods : perlu dicatat masih belum banyak game asal Indonesia yang membawa kearifan lokal dalam konsep puzzle tebak kata, seperti Balified.

Balified adalah game yang menyajikan kosa kata khas kultur Bali dalam bentuk mirip Scrabble.

Nuasa Bali sangat kental, tampilannya dilengkapi desain visual khas Bali.

Game ini dikembangkan Dragon Studio untuk platform iOS.

Yuk kita mainkan, pilih mana yang anda suka. (Syamsudin Noer Moenadi, Jurnalis dan peminat game)

Share:

Leave a reply