Lagi-lagi Hiu ganas jadi ikon teror dalam The Shallows

477
0
Share:
The Shallows/guritanews.com

GuritaNews – Trailer film ini boleh sejenak anda bayangkan, bagaimana jika anda sedang berpetualang di sebuah daerah terpencil namun sangat indah, tapi berujung teror mengerikan bagi diri anda.

 

Bagaimana anda harus mampu bertindak menyelamatkan diri anda dari teror paling mematikan itu?

Disini akal sehat dan keyakinan anda harus berlari kencang satu irama agar anda dengan cepat bertindak menemukan jalan keluar demi hidup anda sendiri.

Film The Shallows, coba menwarkan atmosfir keteganggan yang lumayan mendebarkan dan gregetan.

The Shallows -lagi-lagi- menjual ikon ikan hiu ganas yang menjadi sentra teror.

Meski sebenarnya film-film jenis ini sudah banyak di usung Hollywood, tapi harus bagaimana? Hollywood sendiri saat ini seperti sedang mumet dengan ide cerita.

the-shallows2

Blake Lively. ‘suka sering mempermudah arahan logika, demi membuat film ini berakhir.’ (guritanews.com)

Nancy (Blake Lively) peselancar muda nan cantik, sedang menikmati perjalanan indahnya saat ia sampai di pantai ‘surga’ terpencil di wilayah Australia.

Dirinyapu tak pernah menyangka jika’surga’ yang didapatinya itu berubah menjadi teror menakutkan dan mematikan, saat seekor ikan hiu putih berukuran besar mematikan, telah melumat habis nyawa peselancar yang sedang bersama dengannya.

Nancy pun mengalami luka gigitan hiu putih ganas tersebut.

Waktu hidupnya hanya ditentukan bagaimana ia mampu menyelamatkan diri dari tempat ia berlindung di atas karang kecil yang berjarak hanya sekitar 200 meter dari bibir pantai, sementara hiu ganas terus mengintainya tanpa henti.

Dari trailerny, film The Shallows  seperti -bakal- mampu mengurai debaran jantung anda.

Hanya saja , yah itu tadi.. genre thriller jenis ini sudah banyak diusung namun mungkin sutradara Jaume Collet- Serra membungkusnya dengan tekanan cerita yang agak berbeda.

Dan catatan terakhir ; anda perlu mencermati bagaimana jaume memperlakukan logika-logikanya dalam film ini.

Maklum, hampir semua sutradara Hollywood ketika menggarap genre thiller suka sering mempermudah arahan logika, demi membuat film ini berakhir.

Jadi bagaimana aksi ‘survivor’ Nancy harus berakhir amatilah dengan logika anda, jika tidak yah juga jangan terburu-buru untuk memberi nilai ‘bagus’ bagi film ini.

Film pabrikan Sony Pictures Entertainment ini naskah ceritanya di tulis oleh Anthony Jaswinski. (Q2)

Share:

Leave a reply