Korban Jiwa Bom Bunuh Diri Dekat Kedubes AS di Afghanistan Menjadi 64 Orang

206
0
Share:

GuritaNews – Jumlah korban jiwa akibat serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan terus bertambah. Sejauh ini, 64 orang dinyatakan tewas akibat ledakan bom di kantor badan keamanan pemerintah, yang berada dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat itu.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (20/4/2016), selain menewaskan 64 orang, ledakan bom pada Selasa (19/4) tersebut juga melukai 347 orang lainnya.

Dikatakan Sediqqi, sebagian besar korban serangan tersebut adalah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak. Kelompok militan Taliban telah mengklaim mendalangi serangan tersebut. Ini merupakan serangan teror paling mematikan di Kabul sejak tahun 2011.

Kepala Kepolisian Kabul, Abdul Rahman Rahimi mengungkapkan ada dua penyerang bom diri yang memakan banyak korban di gedung pemerintah tersebut.

“Salah satu penyerang bunuh diri dengan meledakkan sebuah truk bermuatan bahan peledak di tempat parkir umum yang letaknya di sebelah gedung pemerintah. Sedangkan penyerang kedua terlibat baku tembak terlebih dulu, sebelum ditembak mati,” jelasnya.

Sejumlah saksi mata menuturkan kepada Reuters, baku tembak sempat berlangsung selama lebih dari 30 menit setelah ledakan terjadi di kompleks gedung pemerintahan di Kabul, yang juga menjadi lokasi markas NATO dan Kedubes AS.

Baik Kedubes AS maupun markas NATO tidak terkena dampak ledakan itu. Namun gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kaca jendela salah satu kantor di kompleks unit Direktorat Keamanan Nasional (NDS) pecah akibat ledakan.

Share:

Leave a reply