Kolaborasi Bivo dengan Annabelle Laura, Moliano dengan band Bandung

352
0
Share:
International Indie Music Festival by kicky herlambang - guritanews.com

GuritaNews – Lama tak muncul ke permukaan, biduan solo Baina Ivo yang kini di kenal dengan Bivo, telah memprsiapkan diri untuk menghibur anda dalam sebuah pertunjukan musik akbar.

Bivo seperti lenyap di boyong angin, entah kemana ia berlari, publik seperti kehilangan jejak penyanyi yang mengawali karirnya sebagai biduan cilik itu.

Bahkan beberapa tahun lalu, saaat ia bermukim di Cina selama dua bulan, untuk menggelar beberapa pertunjukan musik, juga tak banyak diketahui publik.

Kini tahun 2018 Ivo kembali bersiap diri memancarakan energi perform lewat gayanya bermusik dalam sebuah perhelatan akbar International Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018.

Dalam perhelatran musik yang bakal di gelar pada 27 September hingga 8 Okrtober 2018 di ICE BSD CITY ini, Baina Ivo yang kini di sebut Bivo, akan unjuk kebelohan menjumpai para penggemarnya.

Sederet musisi mancanegara juga mencatatkan diri untuk andil dalam pertunjukan yang meleburkan banyak musisi dari 30 negara.

Semisal Bivo yang bakal kolaborasi perform dengan penyanyi indie asal Belanda, Annabelle Laura.

“Ini panggung besar yang paling aku tunggu, apalagi deteksi sebagai penyelenggara mempertemukan aku dengan Annabelle yang cukup familiar di Belanda. Aku suka dengan lagu-lagunya,” aku Bivo di sela jumpa pers

Bivo sebelah kanan dan sebelah kiri Moliano (foto by kicky herlambang/guritanews.com)

Bivo sebelah kanan dan sebelah kiri Moliano (foto by kicky herlambang/guritanews.com)

“Aku harap kami berdua mampu memberikan hiburan musik yang berselera bagi penonton International Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018, nantinya,” tambah Bivo.

Begitupun, Moliano yang berasal dari singapura bakal menghentakkan aliran musik cadasnya bersama band anak muda dari Bandung

Moliano penyanyi berdarah Jawa – Singapura, yang puluhan tahun lamanya malang melintang di industri musik, punya pengakuan mengejutkan, bahwa keikut-sertaanya di ajangInternational Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018, adalah sesuatu yang monumental baginya.

“Panggung International Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018 adalah yang terbesar sepanjang sejarah saya manggung sana-sini. Ini yang pertama kali saya ada di pangung yang menampilkan beragam musisi dari 30 negara. Teramat banyak negeri terlibat, berarti ini adalah ajang besar sekali bagi saya dan semua yang terlibat di sini,” pungkasnya.

International Indie Music Festival – Pekan Raya Indonesia 2018 adalah hasil kolaburasi produksi Deteksi Production dengan Pekan Raya Indonesia, yang melibatkan banyak pemusik indie tanah air dan international. (Q2)

Share:

Leave a reply