Kioson Catatkan Laba Penjualan 2,9 Milyar di tahun 2017

40
0
Share:
KIOSOn - Lukman Hqeem - Gurita News

GuritaNews – Peningkatan penjualan bersih Kioson semakin menggurita, sebesar 4306,92% (yoy) di tahun 2017. Pendapatan dari kombinasi atas penjualan produk digital, e-commerce dan gabungan pendapatan anak usaha.

Kinerja perusahaan yang positif ini didukung oleh aksi korporasi akuisisi serta ekspansi bisnis ke daerah yang semakin kuat. Dimana memasuki tahun 2018, Kioson memanjangkan lengan gurita dengan fokus pada inovasi teknologi. Perusahaan juga melakukan kolaborasi strategis dengan mitra-mitra di kota lapis kedua dan ketiga di Indonesia.

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk., sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa Online-to-Offline (O2O) e-commerce pertama di Indonesia, mengumumkan hasil perusahaan di 2017 mencapai Rp 2,938 Milyar. Penjualan bersih tercatat Rp 1.130 Milyar, naik 4306,92% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka penjualan bersih tersebut dari pendapatan bisnis product digital sebesar Rp 1.095 Milyar serta bisnis gabungan e-commerce dan lain-lain mencapai Rp 34.120 Milyar.

Aset perusahaan juga meningkat dengan total aset lancar tahun 2017 mencapai Rp 219 Milyar atau meningkat sebesar 5881,8% year on year. Kenaikan ini didukung oleh strategi dan ekspansi bisnis yang diterapkan perusahaan selama 2017. Salah satunya adalah ketepatan perusahaan dengan mengakuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi. Perusahaan ini merupakan agregator e-voucher terkemuka yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan Kioson sebesar 88% dari total pendapatan.

Direktur Utama Kioson, Jasin Halim mengungkapkan kepada Gurita News bahwa pihaknya mengaku sangat bangga atas pencapaian ini. Ditambahkan olehnya bahwa tahun 2017 merupakan tahun yang bersejarah dalam perjalanan Kioson sejak beroperasi pada 2015. Pasalnya, tahun tersebut kami melakukan beberapa manuver bisnis seperti akuisisi dan menjadi startup pertama di Indonesia yang melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia. Prestasi meningkatnya kinerja perusahaan di akhir 2017 ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang kami lakukan sejak awal 2017 dan kami optimis untuk dapat menorehkan kinerja yang lebih positif di tahun 2018 ini dengan fokus pada ekpansi bisnis dan inovasi teknologi, tegasnya.

Selama 2017, perusahaan ini memang fokus melakukan ekpansi bisnis dan perluasan pasar di berbagai daerah lapisan kedua dan ketiga di Indonesia. Hasilnya, per Desember 2017, sekitar 30.000 pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatera telah menjalin kemitraan dengan perusahaan ini. Adapun angka pertumbuhan mitra kios ini meningkat sebesar 400% dari tahun 2016 y.o.y.

Layanan mereka di daerah pun mendapat apresiasi yang cukup baik dari masyarakat. Kota Pematang Siantar di Sumatra Utara tercatat menjadi daerah terbesar yang menyumbang pendapatan terbesar dengan presentasi sebesar 18,24% dari total pendapatan Kioson sepanjang 2017. Pematang Siantar menjadi salah satu daerah fokus pengembangan Kioson, mengingat tingginya pertumbuhan ekonomi daerah, namun masih terbilang cukup rendah dari sisi pemanfaatan layanan digital. (Lukman Hqeem)

Share:

Leave a reply