Kian resahnya Mark Zuckerberg terhadap Hoax di Facebook

187
0
Share:

GuritaNews – Meski bos Facebook, Mark Zuckerberg tengah berusaha keras menyangkal adanya peran Facebook dalam pemilihan presiden Donald Trump, namun upaya pengawasan tentang bagaimana berita bohong dapat tersebar di media sosial populer itu telah ditingkatkan.

 

Seperti dilaporkan Buzzfeed News bahwa ‘lebih dari puluhan’ karyawan Facebook telah membentuk satuan tugas tak resmi dalam upaya menangani masalah ini.

Buzzfeed mengutip salah satu anggota satuan tugas, yang tidak mau disebutkan namanya karena khawatir mereka kehilangan pekerjaannya.

“(Mark Zuckerberg) tahu, dan kami orang-orang di perusahaan tahu, bahwa berita bohong itu menyebar liar di platform kami selama musim kampanye,” kata salah seorang anggota satuan tugas, yang tidak ingin disebut namanya, kepada Buzzfeed.

Zuckerberg tampaknya kian resah dengan pandangan bahwa berita bohong adalah masalah serius di jejaring sosial miliknya.

Pada Sabtu malam Zuckerberg mengunggah tulisan panjang di halaman profilnya untuk membela Facebook.

“Dari semua konten yang ada dalam Facebook, lebih dari 99% dari yang dilihat orang adalah otentik,” tulisnya.

“Jumlah berita bohong dan hoax hanya sedikit jumlahnya. Berita-berita palsu yang ada tidak terbatas pada satu pandangan partisan saja, atau satu pandangan politik saja.”

Kesimpulannya: “Secara keseluruhan, sangat tidak mungkin berita palsu mengubah hasil pemilu ini ke satu arah atau ke arah lainnya.”

Tudingan penyebaran berita bohong ternyata bukan hanya menimpa Facebook.

Lewat juru bicaranya, pihak Google akan menindak keras pelanggaran yang dilakukan platform iklan mereka AdSense.

“Kami akan membatasi iklan yang menyembunyikan, mengaburkan atau menutup-nutupi informasi tentang penerbit, konten penerbit, atau tujuan utama dari pemilikan web,” kata juru bicara Google, Andrea Faville. (Q2)

Share:

Leave a reply