Ketika kata maaf tak jua terucap dalam Surga Di Telapak Kaki Ibu

190
0
Share:

GuritaNews – Disinilah sutradara Sony Gaokasak , memberikan pemaparan lunak namun tetap memliki sentuhan drama yang kuat, lewat sebuah karyanya “Surga Di telapak Kaki Ibu”.

Meski tak terlalu lebih sebagai sebuah karya film yang ringan tersaji dengan kemasan sinematografi yang ‘cukup’ , pada akhirnya film produksi KPRO FILM lahir sebagai film drama yang bertenaga dan menyentuh rasa.

Kisah dalam film ini sebenarnya umum terjadi, namun totalitas Sony menggali kekuatan drama menjadi ‘taste’ tersendiri sebagai film drama yang layak di tonton segala usia.

Muatan pesan yang sarat tersaji sejak awal hingga akhir, berhasil menyampaikan sebuah misi terdalam pada karyanya, bahwa Surga Di Telapak Kaki Ibu, tak semata kiasan yang mesti kita telan di bathin, namun lebih dari itu betapa hebatnya peran ibu memperjuangkan kehidupan dan masa depan sang anak.

Ditangan Sony,  Surga Di Telapak Kaki Ibu, menjadi sebagai sebuah film drama yang hidup dalam sebuah layar.

Dengan mengunci emosional-ego antara Bundo (diperankan oleh Unique Prisilla)dengan putri semata wayangnya Denay (Jessica Mila) sepanjang film, tak pelak Surga Di Telapak Kaki Ibu’ mengajak kita bicara lebih jauh dan dalam bahwa ‘Ibu’ adalah segalanya dalam kehidupan anak manusia.

Jessica Milla (Foto: Q2HER/www.guritanews.com)

Jessica Milla (Foto: Q2HER/www.guritanews.com)

Menonton film ini, bukan tidak mungkin akan memaksa anda untuk menderaikan air mata, pada menit-menit terakhir.

Lakon para bintang ; Unique Prisilla, Jessica Mila, Kevin Julio juga Dewi Hughes , yang nyaris tanpa cacat juga menjadi jualan film ini, bahwa sebuah film drama memang harus punya ‘kemahiran’ membangun karakter masing-masing pelakonnya.

Jadi, bersiaplah untuk tertawa lalu meletup-letupkan perasaan anda ketika film ini harus (sekali lagi) memaksa anda untuk jauh kedalam nurani meresapi ‘makna maaf’ dari ibu dan seberapa besarnya harapan dan rasanya memiliki seorang anak.

Bagaimana rasanya berucap maaf yang sulit tumpah dari lisan seorang anak kepada ibunya? Lalu bagaimana jika hingga di panghujung nafas terakhir kata maaf itu tak jua kunjung terucap? (Q2)

Share:

Leave a reply