Kenapa sih harus ada wajah DN Aidit dalam lukisan di Terminal Tiga?

212
0
Share:

GuritaNews – Pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta, akhirnya menurunkan lukisan ratusan wajah tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang terpampang di Terminal tiga Bandara Sukarno-Hatta, Jakarta, karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

 

Penyebabnya, karena dalam lukisan berjudul #The Indonesia Idea karya perupa Galam Zulkifli lukisan itu, juga menampilkan sosok Ketua Partai Komunis Indonesia, PKI, Dipa Nusantara Aidit.

Semenjak dimunculkan di media sosial, terjadi pro dan kontra di masyarakat terhadap sosok DN Aidit dalam lukisan tersebut, hingga berujung adanya tuntutan publik agar lukisan itu diturunkan.

Gambar Aidit berukuran kecil jika dibandingkan tokoh NU Hasyim Asyarie dan tokoh Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

Semula hanya ditutupi kain putih, namun akhirnya pihak pengelola bandara Sukarno Hatta memutuskan menurunkan lukisan tersebut sejak Jumat (12/08) siang.

lukisan_aidit__istimewa

“tidak ada maksud politik atau niat apapun” (foto; istimewa)

“Karena (lukisan itu) dirasa menimbulkan macam-macam pengertian, persepsi, ya akhirnya diturunkan Jumat (12/08) kemarin,” jelas Senior General Manager Bandara Soekarno Hatta, Muhammad Suriawan Wakan kepada BBC Indonesia, Sabtu (13/08) sore.

Saat dihubungi wartawan, kurator lukisan tersebut, Chris Darmawan mengatakan dirinya “tidak ada maksud politik atau niat apapun” untuk melukis sosok DN Aidit dalam lukisan besar tersebut.

“Dari awal Indonesia sampai sekarang ‘kan banyak peristiwa. Itu digambarkan di situ. Itu mengambarkan apa adanya. Nggak ada maksud sama sekali untuk menyinggung PKI,” jelas Chris Darmawan.

Sejumlah laporan menyebutkan, di bawah lukisan itu ada keterangan tertulis dari sang perupa, Galam Zulkifli. Salah-satu kalimatnya:

“Indonesia bukanlah sebuah antinomi yang memperlihatkan wajah yang tunggal. Ia adalah sebuah pembayangan bersama yang ditopang dari ide yang beragam”. (Q2/BBC)

Share:

Leave a reply