Kejaksaan Agung Swiss perluas penyelidikan skandal 1MDB

185
0
Share:

GuritaNews – Pihak Kejaksaan Agung Swiss menegaskan pihaknya sedang memperluas penyelidikan pidana kasus dugaan penipuan yang melibatkan badan investasi negara Malaysia ‘1Malaysia Development Berhad’ atau 1MDB.

 

Kejaksaan Agung Swiss kembali meminta otoritas Malaysia untuk segera bekerja sama lebih besar terkait dengan lenyapnya dana sebesar US$800 juta yang disebutkan diinvestasikan di sektor sumber daya alam oleh anak perusahaan 1MDB, yakni SRC International Sdn Bhd.

Menurut Jaksa Agung Michael Lauber, kantornya semula meminta bantuan Malaysia pada Januari tahun 2016 namun demikian permintaan itu “masih tertunda”.

“tampaknya telah disalahgunakan,” kata Kejaksaan Agung Swiss pada Rabu (05/10).

Ditambahkan, kemungkinan besar sejumlah pejabat Malaysia ‘terlibat dalam kasus ini’

Ia juga menyebutkan pihak berwenang telah mengindetifikasi transaksi-transaksi lain yang melibatkan sektor keuangan Swiss.

Penipuan tersebut diduga dilakukan melalui skema ‘Ponzi’.

Berdasarkan skema ini, uang investasi dari investor lain digunakan untuk membayar keuntungan investasi kepada investor sebelumnya.

Kejaksaan Agung Swiss memulai penyelidikan terhadap 1MDB sejak Agustus 2015, menyusul tuduhan-tuduhan bahwa sebagian dana tersebut diproses melalui bank-bank Swiss.

Selain Swiss, negara-negara lain yang juga menggelar penyelidikan adalah Singapura, Hong Kong dan Amerika Serikat.

Skandal keuangan tersebut memicu tuntutan di Malaysia agar , yang mendirikan 1MDB pada 2009 tak lama setelah ia menjabat, mengundurkan diri.

Dalam berbagai kesempatan PM Najib Rajak menegaskan ia tidak melakukan kesalahan.

Jaksa Agung Malaysia, Mohamed Apandi Ali, menyatakan Perdana Menteri Najib Razak tidak melakukan kesalahan apapun terkait aliran dana sekitar hampir Rp10 triliun yang diterima Najib melalui rekening pribadinya.

Menurutnya, uang tersebut adalah “sumbangan pribadi” dari keluarga kerajaan di Arab Saudi, sebagian sudah dikembalikan. (Q2/BBC)

Share:

Leave a reply