Issue perjodohan “The Perfect Husband” menjadi serius

158
0
Share:

GuritaNews – Berbeda dengan film-film produksi studio Screenplay Films sebelumnya, The Perfect Husband mengangkat tema perjodohan, hal yang sebenarnya tidak lagi relevan dengan era kekinian.

Hadirnya aktor gaek Slamet Rahardjo membawa warna karakter tersendiri dalam The Perfect Husband.

Pengalamannya di dunia acting selama 47 tahun menjadikan issue perjodohan di film The Perfect Husband menjadi serius.

Peran Slamet Rahardjo menjadi penyeimbang dengan bintang muda lainnya yang menjadi karakter utama di di film ini seperti Dimas Anggara, Amanda Rawles dan Maxime Bouttier.

“Perfect Husband adalah cerita tentang pertemuan dua generasi yang berbeda melahirkan sebuah peristiwa kehidupan yang menarik yaitu tentang arti suami,” kata Slamet Rahardjo yang berperan sebagai ayah Tio.

 

Slamet Rahardjo (guritanews.com)

Premis cerita tentang perjodohan menjadi twist utama The Perfect Husband.

“Film ini bercerita tentang kasih sayang, anak-anak muda jadi lebih paham bagaimana perasaan orangtua kepada anaknya. Orangtua hanya ingin anaknya bahagia,” ungkap Slamet Rahardjo membeberkan pesan moral yang terkandung di film ini.

Sementara bagi Maxime Bouttier, menilai konflik yang disajikan The Perfect Husband merefleksikan permasalahan yang umum terjadi sehingga film ini cocok ditonton oleh semua kalangan.

“Ini film masuk ke semua generasi, masalah jodoh lalu konflik dan sebagainya. Bagaimana cara setiap orang mengatasi masalahnya, jika memang seorang gadis yakin dengan pilihan hatinya, maka ia akan berusaha meyakinkan ayahnya. Yang pasti seorang ayah ingin melihat putrinya bahagia,” ucap Maxime yang berperan sebagai bad boy di film ini.

Artis cantik Amanda Rawles optimis The Perfect Husband dapat diterima di hati para penonton.

“Masyarakat senang dengan tontonan film yang ringan dan menghibur. The Perfect Husband punya cerita kuat dan menarik, berbeda dengan komedi biasanya, saya yakin film ini bisa punya tempat di hati yang menonton,” tutur Amanda

Share:

Leave a reply