Ilham Habibie “teknologi akan sangat bermanfaat jika disertai inovasi”

195
0
Share:

GuritaNews – Dalam sebuah acara Seminar Wanita, Pemuda & Teknologi Revolusi Digital, Sekarang atau Tidak Sama Sekali, yang digelar pada hari Rabu (25/10) di Auditorium BPPT, Jakarta Pusat (25/10), Keynote Speaker : Dr. Ing. Ilham Habibie, MBA (Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Telematika, Penyiaran dan Ristek) mengingatkan agar kita tak perlu terlalu mengkhawatirkan adanya revolusi digital.

“Karena teknologi hadir guna memberikan solusi dan sustainable atau berkelanjutan. Oleh karenanya, teknologi akan sangat bermanfaat jika disertai inovasi yang mampu mendorong memudahkan masyarakat dalam menemukan solusi yang bentuknya bisa dalam kewirausahaan.

Seminar ini juga di hadiri para pembicara lainnya ; Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM, Agus Muharram, Puput Melati (Owner Deaer By puputmelati), Saiful Sang Juara (CEO BUMSS), Faisal Basri (Pengamat Ekonomi Senior UI), Direktur Saleema Foundation (yayasan dari Amerika) Emad Hamdan serta Niki Tsuraya (Co – Founder & COO Goers).

Ilham Habibie mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menggali manfaat kemajuan teknologi informasi di segala bidang kehidupan.

“Maka dari saat ini tengah dikembangkan inovasi teknologi pesawat terbang karya anak bangsa Indonesia yakni pesawat R80 bersama Pak Habibie untuk mentrigger keberanian masyarakat Indonesia untuk terus berinovasi, terutama di bidang teknologi” paparnya.

Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA, “Saya percaya Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara raksasa digital ekonomi di Asia. Namun yang perlu dilakukan adalah bagaimana melakukan pemeratan industri digital itu sendiri, sehingga tidak ada lagi kesenjangan jauh antara masyarakat yang sudah melek digital dan konvensional”

“Penting dilakukan edukasi yang lebih massif,” ungkap Ilham.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengingatkan kemajuan teknologi informasi sulit dibendung.

“Bila pelaku koperasi dan UKM tidak mengikutinya akan ketinggalan dan tergilas dalam peta persaingan usaha,”

Agus menambahkan, saat ini sudah memasuki era Triple T Revolution.
Ini berarti telekomunikasi sudah memakai sistem wireless, transportasi yang menunjang distribusi barang dan jasa sudah “just in time”, serta travel and tourism yang juga telah didominasi pelaku bisnis online atau e-Commerce.

Untuk mengembangkan UKM, pihaknya terus mendorong agar pelaku UKM menerapkan bisnis e-Commerce.

Namun demikian, diakuinya dari total jumlah 151 ribu koperasi, baru sekitar 10 persen koperasi yang mengarah dan berbasis IT dalam mekanisme pelaporan ke publik.

Sementara pelaku UMKM yang berkisar 59,2 juta mayoritas hampir 98 persen pelaku usaha mikro, baru hanya 3,5-5 persen yang usahanya mengarah pada penerapan sistem berbasis IT.(Q2)

 

Share:

Leave a reply