Ihsan Tarore tak juga minta maaf, Aris tetap lanjutkan proses hukum

122
0
Share:

Guritanews – Penyanyi Ihsan Tarore tidak juga meminta maaf kepada alumni Indonesian Idol, Januarisman alias Aris, didampingi kuasa hukumnya Zecky Alatas SH.MH, kembali melanjutkan proses hukum atas laporannya Nomornya LP/951/K/VII/2017/Restro Jaksel di Polres Jakarta Selatan (31/8) lantaran tidak adanya itikad baik Ihsan Tarore terkait tuduhan atas pelanggaran pasal 310 KUHP dan pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 Undang Undang ITE, dengan tuntutan hukuman 6 tahun.

“Setelah hampir satu setengah bulan sudah kasus ini ditangani, hingga kini tak ada itikad baik dari Ihsan Tarore kepada klien kami, maupun kepada saya sebagai kuasa hukumnya. Untuk itu kami terus lanjutkan proses hukum agar memiliki kekuatan hukum sebenar-benarnya,” demikian ditegaskan Zecky Alatas, SH.MH, yang turut mendampingi Aris dalam lanjutan pemeriksaan kasusnya.

Zecky juga mengungkapkan bahwa dengan lanjutan proses hukum ini dimaksudkan agar hukum harus tetap ditegakkan, meskipun permintaan maaf dari Ihsan Tarore disampaikan kepada klien kami, Juarisman atau dikenal dengan Aris Idol ini.

Sebelumnya, Jumat (7/7/2017) lalu, Aris melaporkan rekan seprofesinya, Ihsan Tarore, ke Polres Metro Jakarta Selatan, atas dugaan pencemaran nama baik.

Karena hal itu, Zecky menilai Ihsan telah melanggar pasal 310 KUHP dan pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 Undang Undang ITE, dengan ancaman hukuman pidana enam tahun.

“Laporannya tentang bahasa dari saudara Ihsan yang mengatakan pelapor tingkah laku tengil. Tengil itu dalam kamus bahasa Indonesia orang yang menyebalkan. Artinya, Ihsan telah mencemarkan nama baik saudara Aris,” kata Zecky saat itu.( Q2)

“Setelah hampir satu setengah bulan sudah kasus ini ditangani, hingga kini tak ada itikad baik dari Ihsan Tarore kepada klien kami, maupun kepada saya sebagai kuasa hukumnya. Untuk itu kami terus lanjutkan proses hukum agar memiliki kekuatan hukum sebenar-benarnya,” demikian ditegaskan Zecky Alatas, SH.MH, yang turut mendampingi Aris dalam lanjutan pemeriksaan kasusnya.

Zecky juga mengungkapkan bahwa dengan lanjutan proses hukum ini dimaksudkan agar hukum harus tetap ditegakkan, meskipun permintaan maaf dari Ihsan Tarore disampaikan kepada klien kami, Juarisman atau dikenal dengan Aris Idol ini.

Sebelumnya, Jumat (7/7/2017) lalu, Aris melaporkan rekan seprofesinya, Ihsan Tarore, ke Polres Metro Jakarta Selatan, atas dugaan pencemaran nama baik.

Karena hal itu, Zecky menilai Ihsan telah melanggar pasal 310 KUHP dan pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 Undang Undang ITE, dengan ancaman hukuman pidana enam tahun.

“Laporannya tentang bahasa dari saudara Ihsan yang mengatakan pelapor tingkah laku tengil. Tengil itu dalam kamus bahasa Indonesia orang yang menyebalkan. Artinya, Ihsan telah mencemarkan nama baik saudara Aris,” kata Zecky saat itu.( Q2)

Share:

Leave a reply