Horor Petualangan Gerbang Neraka dari Legacy Pictures

205
0
Share:

GuritaNews – Gerbang Neraka (Firegate) horro petualangan yang memberikan pengalaman berbeda bagi penonton dan pecinta horor mulai 20 September di Bioskop.

Setelah peluncuran trailer pada Agustus lalu, film Gerbang Neraka (Firegate) yang diproduksi oleh Legacy Pictures kini akan rilis 20 September mendatang. Film Gerbang Neraga (FiregateI ini disutradarai oleh Rizal Mantovani yang juga menyutradarai horor laris Jailangkung.

“Gerbang Neraka adalah film horor yang kita buat dengan format yang berbeda dari begitu banyaknya film horor Indonesia yang selama ini ada. Kalau selama ini film horor Indonesia formatnya adalah satu rumah atau satu tempat berhantu dan cerita berputar pada tempat berhantu saja, tidak demikian dengan Gerbang Neraka. Film ini ter-inspirasi dari sebuah penemuan situs purbakala yang nyata yaitu situs piramid gunung Padang, tapi kita hanya mengambil penemuan situs ini saja sebagai inspirasinya, kemudian kita membuat certa fiksi dari kejadian tentang piramid tersebut.

Berbeda dengan format satu tempat berhantu, film ini adalah petualangan tiga tokoh berbeda latar belakang: Dr. Arni yang arkeolog, tomo seorang jurnalis, dan Guntur yang paranirmal. Mereka bertika “dipaksa” bekerjasama untuk memcahkan misteri kejadian-kejadian buruk bahkan kematian yang melingkupi upaya eskavasi piramid gunung Padang.

Dengan plot certa seperti itu, maka ada berbagai misteri kejadian yang terjadi dimana tidak hanya  berpusat pada satu tempat yang berhantu. Horror petualangan ini menjadi suguhan yang akan menyemarakkan tontonan film horor yang sekarang ini sedang mulai disukai kembali oleh penonton film Indonesia. Unsur certa yang meramu petualangan, misteri, dan horor dengan perpaduan akting mumpuni para pemainnya akan menjadi hal yang seru bagi penonton filmnya,” jelas Robert Ronny selaku produser.

“Film ini merupakan sebuah project yang sepesial buat saya karena memang ini merupakan format film horor berbeda seperti yang telah dijelaskan Ronny sebagai penulis cerita sekaligus produser. Film ini menjadi tantangan buat saya sebagai sutradara karena ada tiga hal besar yang harus  digarap dengan baik, yaitu soal cerita yang artinya terkait dengan dramatisasi, lalu soal misteri yang berarti suspence yang sangat penting bagi film horor petualangan, ketiga tentang artistik karena ada true events yaitu situs piramida gunung Padang yang begitu majestic sehingga membutuhkan Comptuter generated imagery (CGI) yang tidak main.main.

Ketiga hal tersebut harus sama-sama digarap dengan detail dan tidak bisa timpang karena saling menunjang. Terkait dengan hal tersebut, selain jajaran kru yang handal, kami membutuhkan pemain-pemain yang mumpuni. Oleh karena film ini menampilkan jajaran A-list actors. Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran kru dan pemain yang begitu profesional dan telah meluangkan professionalitas mereka yang luar biasa di film ini. Horor  petualangan ini akan menjadi suguhan film horor yang berbeeda yang semoga akan disukai penonton dan laris seperti film horor lain yang saya garap,” urai Rizal Mantovani selaku sutradara.

“Sudah lama saya memang menolak untuk main film horor karena belum ada hal segar yang berbeda, sampai kemudian mas Rizal dan Ronny menawarkan Gerbang Neraka  ini. Buat saya film ini seru sekali karena terinspirasi dari true events yang kemudian diramu secara fiksi sedemikain rupa dimana karakter-karaktrer yang jahat saja atau baik saja. Kita bisa menemukan dimana Tomo memang sangat menyebalkan tapi kemudian ada hal-hal dimana dia sebenarnya juga orang yang cerdas dan idealis Jadi, sebagai aktor, tantangan saya besar untuk bisa memainkan karakter yang multi-dimentional karena berbagai peristiwa yang terjadi pada Tomo membuat dia manusia yang berbeda juga tiap kali dengan latar pemikiran dan perasaaanya. Hal ini menjadi pengalaman yang berbeda buat saya dibanding film-film horor lainnya yang mungkin berputar hanya pada ketakutan pada sesuatu yang berhantu. Bukannya itu artinya jelek atau lebih mudah ya, karena setiap film butuh kepiawaian akting, tapi di Gerbang Neraka ini ada spektrum akting yang berbeda yang saya tertantang dan senang melakukannya. Harapannya tentu akting saya dapat diterima degan baik oleh penikmat film horor, begitu juga dengan filnnya,” ujar Reza Rahadian yang berperan sebagai Tomo Gunadi, seorang wartawab majalah misteri dan supranatural.

“Peran saya sebagai Dr. Arni, seorang arkeolog, memang menjadi tantangan juga buat saya. Saya harus melakukan banyak riset, membaca buku, supaya bisa memerankan dengan baik tokoh arkeolog yang sangat bertumpu pada logika dan sains. Arni juga bukan karakter yang one-dimentional dia berubah-ubah terkait dengan interaksi Arni dengan dua tokoh utama lainnya yaitu Tomo dan Guntur. Memainskan multi– dimentional character dengan porsi dramanya yang cukup banyak, menjadi hal yang seru buat saya sebagai pemain. Semoga penonton bisa menikmati akting para pemain dan juga filmnya ,” harap Julie Estelle.

“Memerankan Guntur Samudra yang adalah seorang spiritualis menjadi tantangan tersendiri buat saya karena karakter ini sangat dekat dengan hal-hal mistis yang notabene bertolak belakang dengan logikadan sains. Saya beruntung punya teman indigo yang mau berbagi dengan saya tentang apa-apa yang bisa dia lihat dan hal-hal yang dia alami. Berbekal informasi teman saya yang indigo, saya berdiskusi juga dengan mas Rizal untuk membangun karakter Guntur Samudra ini. Gerbang Neraka yang mengetengahkan genre horor petualangan yang berbeda ini semoga bisa menambah kekayaan film horor Indonesia dan banyak ditonton,” harap Dwi Sasono yang berperan sebagai Guntur, seorang spiritualis.

Share:

Leave a reply