Gugat Syamsul Fuad 50 miliar, Ody yakin ada ‘dalang’ yang bermain

159
0
Share:
Ody Mulya Hidayat gugat Syamsul Fuad 50 miliar (foto : kicky herlambang/guritanews.com)

GuritaNews – Jika sebelumnya Syamsul Fuad, penulis cerita Benyamin Biang Kerok (1972) menggugat pihak Max Pictures dan Falcon Pictures, kini sebaliknya giliran produser Max Pictures, Ody Mulya Hidayat, melalui pengacaranya, balik menggugat Syamsul dengan tuntutan 50 miliar rupiah.

Tentu, angka ini jauh lebih besar dari yang di gugat Syamsul Fuad, sebesar 10 miliar rupiah.

Dalam sebuah pertemuan dengan kerabat wartawan di Jakarta pada rabu (18/4) malam di Jakarta, Ody mengatakan jika dirinya hanya mengimbangi saja atas apa yang dilakukan Syamsul lewat gugatannya.

“Saya hanya ngimbangi saja mas, kan sejak awal saya sudah melakukan berbagai upaya damai dengannya. Namun sepertinya beliau sepertinya tidak mengindahkannya,” paparnya Ody Mulya Hidayat, kepada awak media.

“Pak Syamsul seperti hendak menggiring opini negatif ke publik, dan ini kan juga berpangaruh dengan film Benyamin Biang Kerok. Yah pokoknya saya ikutin sajalah apa maunya, sudah kadung saya juga seperti di permainkan,”

“Saya dua kali mas, datang ke pak Syamsul. Nih mas, sebelum film tayang beliau minta untuk di apreasi sebagai penulis cerita, maka saya tampilkan namanya di opening film. Lalu beliau minta tiket nonton, juga saya penuhi. Nah sewaktu saya mau kasih uang sebagai tanda penghargaan saya lah kepada beliau yang awalnya beliau setujui, lalu saat saya tanya (saat itu per telepon) mau di transfer kemana uangnya? kok beliau malah bilang ‘ngomong saja dengan pengacara saya’. Kan lucu? bisa berubah, ”

Yang dilakukan Ody Mulya sebenarnya hanyalah kiat untuk mempertahankan apa yang menjadi haknya.

Bahkan menururt Ody , tak ada niatan sedikitpun untuk ‘menjabani’ apa yang dilakukan Syamsul Fuad lewat gugatan yang dilayangkan kepada produser Dilan 1990.

Namun, seperti bertemu jalan buntu, maka Ody pun mau tak mau melayani gugatan Syamsul dengan melayangkan gugatan balik sebesar 50 miliar meski hanya sebagai simbolik.

“Tuntunan sebesar 50 miliar yang kami layangkan hanya simbloik sebagai perimbangan saja. Saya gak akan pernah punya hasrat minta cari keuntungan dari pak Syamsul. Karena saya di gugat dengan tuntutan 10 miliar, yah saya coba imbangi sikap tersebut. Meski, hanya simbolik. Saya pribadi ingin segera persoalan ribet ini kelar mas,” jelas Ody.

Untuk meluruskan dan keberimbangan pemberitaan, sebenarnya peliknya persoalan gugatan yang berawal dari Syamsul Fuad ini seperti apa sih rumitnya?

“Begini mas, saya sudah sah menjadi pemilik rights Benyamin Biang Kerok dan Biang Kerok Beruntung, saya sudah beli kok dari Beno putra almarhum Benyamin. Dan semua sudah saya selesaikan. Saya sangat perhitungkan semuanya mas. Nah kenapa beliau sekarang jadi seperti menekan saya? ”

“Saya juga beberapa kali bilang ke pak Syamsul, kenapa tidak datangi Beno? minta hak bapak ke Beno juga karena dia yang jual kan ke saya. Namun tak pernah mau dia lakukan. Lama-lama saya gerah juga di gedor-gedor begini melulu kan? Salah saya dimana? ”

Apakah anda merasa ada pihak ketiga yang ikut berperan dalam kasus ini?

“Pak Syamsul itu orang baik mas, saya yakin ada dalangnya yang memanas-manasi beliau untuk terus menekan saya. Dan saya gak yakin sepenuh hati tuntutan ini keluar dari nurani beliau, gak yakin mas. Ini ada pihak yang mau ambil keuntungan dari orang tua seperti pak Syamsul, kasihan kan beliau?” papar Ody

“Saya ingin tahu tuh ‘dalangnya’ berani gak lihatin mukanya!” pungkasnya.

Dalam waktu dekat Ody Mulya bersama kuasa hukumnya akan menggelar jumpa pers terkait ‘perang gugatan’ ini. (Q2)

Share:

Leave a reply