Gejolak Politik di Washington DC. Turukan Kepercayaan Investor

230
0
Share:
Perang Dagang dan Krisis Politik Lunturkan Kepercayaan Investor

GuritaNews – Gejolak politik di Amerika Serikat menurunkan tingkat kepercayaan investor. Aksi jual terus berlanjut, menyusul ketidak yakinan pasar dan beralih untuk mengurangi resiko. Tindakan Risk Aversion yang dilakukan berimbas pada naiknya harga emas sebagai aset safe haven.

Pada hari Rabu, Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 1.75 persen, naik dari 1.5 persen. The Fed juga bisa menandakan bahwa sebanyak tiga kali kenaikan suku bunga mungkin berada kisaran target untuk sisa tahun ini.

Bursa saham Hong Kong berakhir minus, begitu juga dengan Tokyo dan Seoul. Indek Hangseng menyusut akibat kekhawatiran kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan pekan ini. Indek Kospi turun karena investor berhati-hati menjelang pertemuan Federal Reserve.

Saham automotif mendapat tekanan dengan penurunan saham Hyundai 3.81 persen. Indek Nikkei turun lebih dari satu minggu karena investor melakukan repetisi terhadap jajak pendapat yang menunjukkan dukungan terhadap Perdana Menteri Shinzo Abe semakin memudar di tengah skandal kronisme yang mencengkeram negara tersebut. Saham Eksportir berkinerja buruk, saham TDK Corp turun 2.3 %, Taiyo Yuden turun 2.2 % dan Panasonic turun 1.9 %.

Bursa saham AS turun  dengan peningkatan krisis politik di Washington DC. Presiden Donald Trump kembali menuduh penyelidik khusus Robert Mueller merekrut “anggota Demokrat yang keras” untuk menyelidiki dugaan hubungan antara kampanye presiden 2016 dan Rusia.

Trump juga menolak pernyataan mantan Wakil Direktur FBI Andrew McCabe yang dipecat pada hari Jumat, dua hari sebelum pensiun yang memiliki dokumen-dokumen memberatkan kepadanya. Berita ini menimbulkan krisis kepercayaan kepada Trump.

Disisi lain, penurunan Wall Street juga dipicu dari kekhawatiran kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pekan ini. Ekspektasi kenaikan suku bunga oleh pasar berada 94.4 % pada Senin pagi.

Sementara itu, Saham Facebook anjlok 6% setelah laporan bahwa data 50 juta penggunanya disalahgunakan oleh sebuah firma konsultasi politik menjelang pemilihan 2016 AS. Firma analisis politik Cambridge Analytica dikabarkan mengumpulkan data tentang 50 juta profil orang tanpa persetujuan mereka. Cambridge Analytica bekerja di iklan Facebook dengan kampanye Presiden Donald Trump pada tahun 2016.

Pada perdagangan mata uang, Aussie tertekan dalam perdagangan AUDUSD. Ditengah pelemahan dolar AS menjelang keputusan suku bunga Fed AS, Dollar Aussie tidak dapat memanfaatkan pelemahan ini. Aussie tertahan di area terendah bulanan dan mingguan dibandingkan mata uang lainnya yang membukukan keuntungan demi menghindari resiko potensi perang dagang global.

Euro melonjak terhadap dollar AS setelah Reuters melaporkan bahwa anggota ECB mempertimbangkan kemungkinan program QE harus berakhir pada 2018 dan juga bahwa ECB tampaknya nyaman dengan perkiraan kenaikan suku bunga pada Q2 2019. Demikin juga dengan kesepakatan pada transisi Brexit mendorong sterling dan euro.

Poundsterling sendri bergerak di atas kenaikan harian yang kuat dan melonjak ke tertinggi dalam 1 bulan pada perdagangan GBPUSD. Kenaikan ini mendorong beberapa langkah short-covering yang agresif setelah para pemimpin Inggris diwakili oleh  dan Uni Eropa memberikan penyataan yang mengurangi kekhawatiran Brexit. Sesudahnya, GBPUSD naik ke level tertinggi harian di 1.4087.

Pasangan mata uang USDJPY berfluktuasi sejak dari sesi Asia ke Eropa hingga menyentuh level tertinggi harian di 106.29 pada sesi AS didukung oleh kenaikan dalam imbal hasil obligasi AS ditambah tekanan jual yang meluas di bursa AS mendorong daya tarik safe haven Yen Jepang makin kuat.

Pada perdagangan komoditi, harga emas berhasil memulihkan kerugian di awal perdagangan dengan menyentuh ke level terendah dua minggu di 1307.60. Aksi beli kembali seiring dengan langkah risk aversion yang menimbulkan pelemahan Dolar AS. Kenaikan Poundsterling dan Euro member kekuatan tambahan untuk harga komoditas seperti emas bisa naik lebih tinggi. Harga Emas naik sempat naik ke $ 1,319.80 per troy onz, berakhir di $1,316.50. (Lukman Hqeem)

Share:

Leave a reply