Film Dilan 1990 tarik perhatian presiden Jokowi, netizen malah gaduh soal layar?

341
0
Share:
Vanesha Prescilla (foto ; kicky herlambang/guritanews.com)

GuritaNews – Ramai di media sosial soal ‘jatah’ kuota layar film DILAN 1990 yang sedang asyik menempati tahta box office nasional peringkat ke-2 sebagai Film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Sayangnya, prestasi boombastis yang dimiliki film pabrikan MAX Pictures itu, malah menjadi kontroversial dengan maraknya komentar-komentar seputar pro-kontra ‘jatah’ layar yang mulai kabarnya menyusut drastis.

Banyak netizen yang masih menginginkan film tersebut harus bertahan hingga beberapa pekan kedepan bahkan sampai kelak menembus rekor baru ‘7 juta penonton’ (meski tidak mudah untuk menumbangkan rekor film Warkop DKI Reborn : Jangkrik Boss part.1 dengan perolehan sekitar 6.858.616 penonton pada 2016).

Namun juga tak sedikit yang mencibirnya, bahwa film tersebnut memang sudah harus turun layar, atau ada poula yang menganggap DILAN 1990 memang cukup diangka perolehan penoton 6 jutaan saja.

Debat singit di akun-akun film DILAN 1990 pun terjadi setelah dirilisnya hastag #TolakDilanTurunLayar dan sejenisnya.

Bahkan media sosial berbasis DILAN kian ramai setelah akun instagram Senayan City memposting foto presiden Joko Widodo memegang beberapa potongan tiket film DILAN 1990 di bioskop Senayan City XXi.

Presiden Joko Widodo nonton Dilan 1990

Presiden Joko Widodo nonton Dilan 1990

Sejak beberapa pekan terakhir memang para penggemar berat Dilan, sangat berharap sekiranbya film karya Fajar Bustomi ini mampu menumbangkan rekor Warkop DKI Reborn : Jangkrik Boss part.1, yang sejak 2016 menghuni singgasana box office film Indonesia terlaris sepanjang mas, yakni 6.858.616 penonton.

Baca : Senyum dan telunjuk bintang Dilan 1990 berfoto di depan banner ‘Dilan-jut 2 Periode’

Jika pada hari ini (hingga berita ini di turunkan) DILAN 1990 berada di angka perolehan penonton sebanyak 6 jutaan, maka butuh beberapa pekan lagi untuk berjuang mematahkan rekor tadi.

Namun dengan catatan, kuota layar film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla tersebut ‘sebaiknya’ berada di kisaran 150 hingga 200 layar tersisa.

Maka akan sangat berpeluang besar menjadi no.1 di tahta terhormat tadi.

Apakah isue penurunan layar yang dimaksudkan para penggemar Dilan 1990 tadi, hanyalah strategi bisnis semata untuk menaikkan jumlah layar dan penonton??

“Jadi begini mas, isu tersebut memang saya pantau di media sosial terkait layar Dilan 1990, namun begini saja lah, film seperti DILAN 1990 pasti banyak peminatnya. Pihak eksibitor juga faham kok, selagi film tersebut masih banyak diminati masyarakat,” jelas Ody Mulya Hidayat, produser DILAN 1990.

Bagaimana tanggapan anda melihat hasrat para penggemar DILAN yang ingin menagatarkan DILAN 1990 kepada 7 juta penonton?

Ody Mulya Hidayat (foto : kicky herlambang/guritanews.com)

Ody Mulya Hidayat (foto : kicky herlambang/guritanews.com)

“Nah ini begini mas, Saya secara pribadi bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat tanpa kecuali para penggemar Dilan yang higga kini tetap punya komitmen menyuarakan 7 juta penonton itu. Simple saja mas, Kalau memang rejekinya Dilan 1990 sampai 7 juta yah alhamdulillah, bonus buat film ini. Itu ajah sih hemat saya,”

Sementara sutradara muda Ichwan Persada memaparkan bahwa ‘Dilan punya kekuatan yang menjual’

“Kekuatan Dilan 1990 itu pada kesederhanaan dan romantisme kata-kata,” aku sutradara Silariang itu.

“Dan jangan lupa, unsur nostlgia Dilan 1990 menjadikan film lintas generasi, dinikmati beragam usia dan kalangan,” pungkasnya

Dilan dan Milea, sebuah kisah romantisme anak SMA zaman dulu,  dikemas secara menarik dalam film, yang hingga kini bertahan dengan fenomenal.

Unik juga yah…. Hanya pacaran saja sampai di tonton jutaan orang, bahkan sampai gaduh jadi perbincangan panas di media sosial, apakah anda juga demikian saat pacaran…? (Q2)

Share:

Leave a reply