Fidel Castro Bercanda Soal Kematian di Usia Menjelang 90 Tahun

288
0
Share:

GuritaNews – Mantan pemimpin terkuat Kuba, Fidel Castro, menjelang usia ke 90 tahun nya, tiba-tiba bercanda soal kematian.

“Saya segera memasuki usia 90 tahun,” katanya. “Saya akan segera menjadi seperti semua orang lain. Giliran itu akan datang,” kata Castro yang berulang tahun ke-90 pada 13 Agustus nanti.

Castro muncul pada penutupan kongres Partai Komunis setelah beberapa tahun tidak pernah tampil di depan publik karena ia memang sedang beristirahat di usia senjanya itu.

Ia memberikan pidato, sebuah penampilan yang sangat jarang terjadi. Saat itu berpidato, setidaknya 1.300 aktivis partai berkumpul di pusat konvensi Havana.

Massa berseru “Fidel, Fidel…” ketika mantan pemimpin berpengaruh Kuba itu tampil. Ia berbicara dengan nada yang kuat, meski dengan suara yang serak.

“Mungkin ketika saya berbicara di ruangan ini akan menjadi satu masa lalu saya,” kata Castro, yang mengenakan jaket olahraga warna biru, berkacamata, dan berjenggot tipis yang mulai memutih.

“Ide soal komunis Kuba akan berlanjut,” katanya, “sebagai bukti bahwa di planet ini, jika kalian bekerja keras dan bermartabat, kalian bisa menghasilkan bahan dan barang yang dibutuhkan manusia,” ujarnya.

Ketika semua peserta kongres berdiri untuk menghormatnya, Castro tidak berdiri. Namun, ia tetap tampak sehat setelah lama digerogoti penyakit yang menyebabkan dia mundur 10 tahun lalu.

Semula dikhawatirkan, kematian Castro dapat mendestabilisasi Kuba sehingga Pusat Intelijen AS (CIA) pernah berencana membunuhnya.

Namun spekulasi soal itu berakhir ketika Castro menyerahkan kekuasaan kepada adiknya, Raul Castro.

Fidel Castro berkuasa sejak revolusi tahun 1959 dan menyerahkan kekuasaan kepada adiknya pada tahun 2006 karen alasan sakit.

Sejak sakit, Castro hanya beberapa kali menulis dalam kolom di media Partai Komunis, dan beberapa kali menerima kunjungan dari utusan asing.

Share:

Leave a reply