FESTIVAL JAJANAN BANGO 2018, Mendukung Wisata Kuliner

157
0
Share:
Festival Jajanan Bango 2018 - Menteri Pariwisata Arief Yahya

GuritaNews – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan PT Unilever Indonesia Tbk. mendukung penyelenggaraan event Festival Jajanan Bango (FJB) 2018 yang akan berlangsung di Jakarta pada 14-15 April 2018 dan Makassar pada 5-6 Mei 2018.

Penyelenggaraan FJB mendapat sambutan antusias dari para pencinta kuliner di Tanah Air. Event  ini  menjadi media yang efektif untuk mempromosikan kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata kuliner,  saat ini mempunyai porsi terbesar dalam fortopolio bisnis pariwisata Indonesia; budaya (culture) 60%, alam (nature) 35%, dan buatan manusia (man made) 5%. Selanjutnya, Kementerian Pariwisata dan PT Unilever Tbk akan mengadakan kerjasama co-branding.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata kuliner yang unggul di tingkat global.

“Kuliner, khususnya kuliner tradisional masuk dalam kelompok besar wisata budaya (culture) dengan porsi 60% karena daya tariknya sangat tinggi. Untuk mengembangkan wisata ini, Kemenpar telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus pada tahun ini dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus  tahun 2019 mendatang,” kata Menpar Arief Yahya, dalam jumpa pers terkait event FJB 2018 di Balairung Soesilo Soerdaman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Senin siang (9/4/2018).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, sebagai upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman pada tahun ini Kemenpar bersama pelaku (industri) pariwisata telah meluncurkan program ViWI (Visit Wonderful Indonesia) yang terdiri dari; Hot Deals: More for Less, merupakan paket  bundling tiket internasional dengan transportasi domestik; 100 Calencer of Event (CoE) Wonderful Indonesia  yang digelar dalam satu tahun penuh di seluruh Tanah Air; dan  Digital Destination  merupakan produk berbasis pengalaman yang dibuat untuk melayani pasar yang aktif di media sosial.

“Peluncuran Program  ViWI  2018  yang melibatkan 18 stakeholders pariwisata, termasuk yang berkecimpung di wisata kuliner, dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisman khususnya  yang menjadi fokus pasar antara lain; China, India, dan Eropa. Gencar mempromosikan dan menawarkan paket-paket wisata yang menarik dan banyak digemari, di antaranya paket wisata kuliner dan belanja,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Hernie Raharja, Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk.  penyelenggaraan FJB merupakan salah satu wujud misi sosial dari merk Bango yang diproduksi oleh PT Unilever Indonesia Tbk. untuk melestarikan kuliner Nusantara. “Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005 silam, melalui acara ini Bango ingin mengajak sebanyak mungkin pecinta kuliner mengenal dan mencintai kekayaan dan pesona kuliner Indonesia  yang otentik,” kata Hernie Raharja.

Penyelenggaraan FJB tahun ini, menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Bango ke-90. “Di Festival Jajanan Bango 2018, para pengunjung akan dimanjakan dengan puluhan hidangan khas Indonesia yang disajikan oleh sederetan penjaja kuliner terkenal yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.

Tak hanya itu, di acara ini Bango juga kembali merangkul para wirausaha kuliner generasi baru dalam melanjutkan regenerasi pelestarian  kuliner Indonesia. Dihadirkan lima wirausaha kuliner yang telah terpilih dari lebih kurang 7.000 peserta kompetisi ‘Bango Penerus Warisan Kuliner’ yang digelar atas kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Februari hingga Maret lalu,” pungkas Hernie. (Lukman Hqeem)

Share:

Leave a reply