Depresi! itu yang dialami Paul McCartney setelah The Beatles bubar

309
0
Share:

GuritaNews – Eks personel The Beatles, Sir Paul McCartney, berterus terang soal depresi yang dideritanya setelah The Beatles bubar.
Dirinya sempat berkeinginan untuk meninggalkan dunia musik sama sekali.

Dalam wawancara program Mastertapes, Radio BBC 4, Paul mengatakan sangat kehilangan saat The Beatles bubar, karena ‘pertengkaran hebat’, tahun 1970.

“Sangat sulit untuk mengetahui apa yang dilakukan setelah The Beatles. Bagaimana anda mampu melanjutkannya.”

“Saya depresi. Anda akan mengalami depresi. Anda berpisah dari teman-teman seumur hidup. Jadi saya mengambil alkohol,” tambahnya.

Band kelahiran Liverpool itu, secara resmi membubarkan diri pada tahun 1970 dengan meluncurkan single Let It Be.

Namun demikian akar perpecahan muncul setahun sebelumnya saat Allen Klein ditunjuk sebagai manajer.

Penunjukan Klein sebagai manajer band legendaris itu sangat bertentangan dengan keinginan Paul. (Q2)

Eks personel The Beatles, Sir Paul McCartney, berterus terang soal depresi yang dideritanya setelah The Beatles bubar.

Dirinya sempat berkeinginan untuk meninggalkan dunia musik sama sekali.

Dalam wawancara program Mastertapes, Radio BBC 4, Paul mengatakan sangat kehilangan saat The Beatles bubar, karena ‘pertengkaran hebat’, tahun 1970.

“Sangat sulit untuk mengetahui apa yang dilakukan setelah The Beatles. Bagaimana anda mampu melanjutkannya.”

“Saya depresi. Anda akan mengalami depresi. Anda berpisah dari teman-teman seumur hidup. Jadi saya mengambil alkohol,” tambahnya.

Band kelahiran Liverpool itu, secara resmi membubarkan diri pada tahun 1970 dengan meluncurkan single Let It Be.

Namun demikian akar perpecahan muncul setahun sebelumnya saat Allen Klein ditunjuk sebagai manajer.

Penunjukan Klein sebagai manajer band legendaris itu sangat bertentangan dengan keinginan Paul. (Q2)

Share:

Leave a reply