Bos Dentsu mundur, setelah seorang pegawai bunuh diri

82
0
Share:

GuritaNews – Tadashi Ishii, Presiden dan CEO Dentsu, menyatakan segera mundur dari jabatannya.

 
Pengunduran dirinya dilakukan terkait kasus bunuh diri seorang pegawai, setelah bekerja lembur ratusan jam.

Tadashi Ishii, yang memimpin perusahaan Dentsu sejak 2011, berkata dia akan mundur pada Januari.

“Ini sesuatu yang tidak diperbolehkan terjadi,” ujarnya.

Matsuri Takahashi, 24, loncat bunuh diri pada Desember 2015 dan dalam sebuah pesan yang ditinggalkan ke ibunya, dia bertanya: “Mengapa hidup begitu keras?”.

Takahashi mulai bekerja di Dentsu pada April 2015 dan bekerja lembur sebanyak 100 jam setiap bulan.

Sejak insiden tersebut, Dentsu dituntut untuk mengurangi jumlah jam lembur para pegawainya, lalu pada bulan September pemerintah Jepang memutuskan kematian Takahashi disebabkan terlalu banyak bekerja.

Takahashi sering pulang pukul 05.00 pagi setelah menghabiskan waktunya di kantor.

Untuk memastikan pihak Dentsu mematuhi aturan, pada bulan November lalu badan ketenagakerjaan Jepang merazia perusahaan tersebut.
Dentsu mengklaim telah berusaha mengurangi lembur para pegawainya – dengan mematikan lampu di markas pada pukul 22.00 malam.

Namun, lebih dari 100 pegawai mereka masih lembur hingga 80 jam dalam sebulan.

Berdasarkan data pemerintah Jepang, sekitar 2.000 orang bunuh diri setiap tahunnya akibat tekanan waktu bekerja yang melampaui batas kemampuan fisik dan otak.

Share:

Leave a reply