Apa saja yang ditawarkan film horor Keluarga Tak Kasat Mata?

221
0
Share:

GuritaNews – Film horor modern memang di buat sedemikian rupa menarik, kekinian dan pastinya ‘harus’ menghibur!

Meski demikian tak semua film horor modern punya selera menghibur yang bagus.

Mungkin hal ini disebabkan oleh beragam alasan dari mulai cerita yang tidak menarik atau bisa juga tidak tergali dengan maksimal, teknik penyutradaraan yang buruk, ruang dramaturgi yang kurang tereksplor, dan masih banyak lagi.

Indonesia sendiri punya catatan menarik pada genre horor, sejak puluhan tahun silam.

Seperti halnya betapa masyarakat menggandrungi mediang Suzanna, saat memerankan sosok hantu ber-merk ; kuntilanak ataupun siluman.

Era kekinian, film horor bisa disebut kaya dengan varian, terbukti! banyaknya film-maker yang mengangkat tema horor ke layar bioskop dengan mengadopsi kisah-kisah seram dari cerita masyarakat (urband Legend), hingga mengadapatasi sebuah novel horor dan cerita menakutkan yang berkeliaran di sosial media.

Official Poster Keluarga Tak Kasat Mata

Film Keluarga Tak Kasa Mata berangkat dari tulisan karya Bonaventura D. Genta, yang menjadi thread fenomenal di forum KASKUS, hingga kini.

Sebuah ‘taste’ horor yang di usung Genta lewat Keluarga Tak Kasat Mata, memang tidak kalah ‘rasanya’ dengan cerita-cerita horor fiksi maupun kisah nyata yang pernah ada.

Film Keluarga Tak Kasat Mata, yang dibintangi ; Deva Mahenra, Aura Kasih, Ganidra Bimo, Gary Iskak, Miller Khan, Tio Pakusadewo serta Kemal Palevi, memang -telak- keluar jauh dari narasi membosankan film-film horor pabrikan nasional yang ada selama ini.

Rumah produksi MAX Pictures memang sengaja bermain dengan scene-scene panik, mengagetkan dan menakutkan, belum sampai lima belas menit film ini mengalir, debaran jantung mulai tergoda.

Nyaris dramaturgi Keluarga Tak Kasat Mata memang berupaya penuh menghibur penonton dengan debaran jantung hingga rasa takut.

Tak bermaksud melebih-lebihkan, di tangan sutradara Hedi Suryawan, film ini punya bobot yang cukup mencengkram rasa.

Dedi sepertinya ingin mengguyur secara total, bahwa film horor adalah tontonan menghibur.

Dan itu terjadi dalam film garapannya ini.

Namun demikian sebuah film apapun bentuk rupanya, adalah buah tangan manusia yang pasti tidak akan sempurna.

“Saya hanya mencoba mengembalikan kejayaan film horor Indonesia. Jika film ini sukses , yah bukan tidak mungkin akan dibuat sekuelnya,” jelas Ody Mulya Hidayat, produser Keluarga Tak Kasat Mata.

Genta, sanag penulis cerita asli Keluarga Tak Kasat Mata, dengan ringan memaparkan, bagaimana ia berupaya keras memindahkan imajiner para penikmat ceritanya itu kedalam visual.

“Memang gak mudah, tapi setelah kita sama-sama menyaksikan filmnya, yah anda bisa lihat dan rasakan sendiri-kan ‘taste’ horornya..?” ungkapnya

Sementara Deva Mahenra, pereman utama yang berlakon sebagai Genta mengatakan, bahwa dalam film horor pertamanya ini ia tak ingin berharap banyak.

Mungkin karena dirinya baru kali pertama main dalam genre ini.

“Karena ini baru pertama aku main film horor, jadi gak bisa berekspektasi. Namun yang pasti saya memilih main di Keluarga Tak Kasat Mata, adalah tantangan bagi saya,” akunya.

Anda siap berteriak dengan sekeras-kerasnya dalam bioskop saat kemunculan para dedemit Keluarga Tak Kasat Mata itu di dalam teater..??

Akankah film ini menjadi fenomenal seperti kisah aslinya di KASKUS?

Yah.. buktikan saja sendiri! (Q2)

Share:

Leave a reply