Anniesa Hasibuan tengah menyusui bayi berusia 3 minggu, sebaiknya Polri tangguhkan penahanan!

295
0
Share:

guritanews – Secara psikis Andhika dan Anniesa tidak terganggu dengan penahanan dirinya di Bareskrim, Polri, meski Anniessa sedang dalam masa menyusui bayinya yang berusia 3 pekan.

Kedua pimpinan First Travel, tetap berkomitmen untuk memberangkatkan jamaahnya dan bertanggung jawab menyelesaikan dana jamaah yang tidak jadi berangkat.

Bahkan para jamaah yang menyambangi kantor Bareskrim pada Jum’at (11/8) siang tadi, menegaskan bahwa mereka siap menjadi jaminan penangguhan tahanan atas Anniesa Hasibuan yang masih menyusui anaknya yang baru berusia 3 pekan itu.

Seperti di ungkapkan Deski, juru bicara First Travel, yang siang tadi telah menemui pimpinan First Travel tersebuts secara tegas menyatakan apapun yang terjadi ‘Andhika tetap berkomitmen memberangkatkan jamaah Umroh yang sudah memiliki tiket. Bahkan kuasa hukum First Travel, DR.Eggi Sudjana tengah menyiapkan penangguhan tahanan bagi kliennya, Andhika dan Annisa Hasibuan.’

Sementara sejumlah 23 PIC perjalanan umroh yang mewakili 30.000 jamaah First Travel ini, berani menjaminkan diri mereka bagi pimpinan First Travel, Andhika bersama Anniesa Hasibuan.

“Kami siap menjamin Bu Anniesa. Karena dia, ibu yang sedang menyusui bayinya.” Lantang seorang calon jamaah perempuan yang berada diruang jumpa pers kepada wartawan.

Penangguhan penahanan pimpinan dari First Travel tersebut sangat baik bagi kepastian keberangkatan Umroh di penghujung tahun ini, demikian diungkapkan Maemunah salah seorang PIC Umroh First Travel yang membawahi 200an jamaah tersebut di Bareskrim Polri (11/8), Jakarta.

“Kami atas nama 23 PIC dengan puluhan ribu jamaah Umroh yang akan berangkat Oktober atau November nanti meminta kepolisian untuk segera membebaskan pimpinan First Travel. Karena kalau mereka masih mendekam disini, maka nasib puluhan ribu jamaah Umroh yang siap diberangkatkan akan makin tidak jelas nasibnya. Jangan karena pengaduan 1.200 jamaah, lalu nasib 30.000 jamaah lainnya menjadi tidak jelas juga”, jelas Maemunah, salah seorang PIC Umroh yang menggunakan jasa Fisrt Travel ini.

Sebelumnya setelah pimpinan First Travel mengajukan keberatannya ke Kementerian Agama dan ke sejumlah Asosiasi Perjalanan Haji dan Umroh, bahkan Kemenag menjanjikan memberi tanggapannya 7×24 jam, justru pimpinan First Travel, Andhika yang didampingi isterinya, Anniesa Hasibuan malah ‘diamankan’ oeh pihak Kepolisian.

Akibatnya, puluhan ribu jamaah First Travel yang siap untuk berangkat Umroh pun menjadi tak menentu nasibnya. (Q2)

 

Share:

Leave a reply