Ajang pencarian bakat ‘kasta menengah-bawah’ ala Plangi Model Hunt

370
0
Share:

GuritaNews – Mal Plaza Semanggi kembali untuk ke-12 kalinya menggelar Plangi Model Hunt.

Pada penyelenggaraannya tahun ini , Plangi Model Hunt mengusung tema ‘Simply You’.

Plangi Model Hunt ‘Simply You’ digelar mulai 12 hingga 27 November.

ajang kontes model berkasta menengah > bawah ini  menargetkan 300 pendaftar peserta kontes.

Para pemenangnya akan mendapatkan total hadiah sebanyak 110 juta rupiah, baik dalam bentuk uang tunai, voucher belanja, produk, serta beasiswa modelling school Look Inc. bagi tiga pemenang ; Juara 1 remaja wanita, Juara 1 dewasa, dan Juara 1 remaja dan dewasa pria.

Plaza Semanggi menghadirkan sederet nama beken seperti : Indra Bekti, Musa Widyatmojo, Donna Agnesia, Paula Verhoeven, Sanjay Mulani, Michael Maiq, Ayu Gani, Wawan Soeharto, yang terlibat dalam perhelatan kali ini.

Proses penjurian dimulai lewat audisi pada 12 dan 13 November, bagi peserta yang lolos langsung masuk babak semifinal dengan melakukan sesi pemotretan.

Hasil photo session akan ditampilkan sebagai wadah penilaian dewan juri dalam showcase pada 26 November.

Puncak acara pada 26 November akan menentukan 24 pemenang yang berasal dari empat kategori lomba yakni ; 6 pemenang remaja wanita, 6 pemenang dewasa wanita, 4 pemenang remaja dan dewasa pria serta 9 pemenang kategori anak.

“Yang menarik dan menjadi daya tarik tersendiri pada kegiatan Plangi Model Hunt tahun ini, peserta yang lolos audisi akan melakukan kegiatan photo session dengan mengambil 5 tema foto yakni ; Movie Star, Shopaholic, Edgy Monochrome, Youth, Playful dan Picnic Holiday, yang berlangsung pada 19 hingga 20 November di aera Plaza Semanggi,” papar Sylve Djohan, Mall Director Plaza Semanggi.

Panggung Jakarta Fashion Week 2017 ( foto ; Q2HER/www.guritanews.com)

Panggung Jakarta Fashion Week 2017 ( foto ; Q2HER/www.guritanews.com)

Begitulah harga sebuah perhelatan kontes model dan kecantikan, persiapan materi yang sekonyong-konyong berkelas, namun perlu upaya keras untuk menjadi sebuah tontonan yang sarat punya kelas.

Sebenarnya ajang kontes model seperti ini bukanlah barang baru digelar oleh banyak penyelenggara, tanpa kecuali , para rumah agensi dan event organizer juga punya jualan yang sama untuk menggelar acara seperti ini.

Merekapun juga siap dengan jumlah kocek untuk mendatangkan para pesohor di ranah hiburan, namun hanya persoalannya, acara off air seperti ini tentu sangat berbeda rasa dengan sajian ala televisi yang jelas punya nilai jual sangat tinggi.

Bahkan ajang adu kecantikan dan keindahan ragawi yang di gelar banyak stasiun televisi, lebih punya sasaran dan memotivasi semisal saja ; para pemenangnya terikat kontrak oleh stasiun penyelenggara dan sponsor untuk banyak terlibat dalam aksi , seperti ; jadi model iklan, duta sebuah produk atau lembaga, presenter, main film, tampil di majalah berkelas dan lainnya, serta menjadi duta negara untuk tampil di ajang kontes ratu-ratuan kasta internasional setelahnya.

Apa yang di gelar Plaza Semanggi tak lebih sebagai wadah promosi sebuah pusat perbelanjaan di tengah kota, mengusung program sebuah event seperti Plangi Model Hunt, bukan hal sulit untuk menjadi sebuah acara berkemasan glamor dan -sekilas- tampak berkelas.

Namun sejatinya hasil akhir adalah penilaian sebenarnya, yakni ; kemana para pemenang itu larinya setelah setahun berjalan?? Menjadi model profesional atau top model? Menjadi aktor film yang padat karya? Atau menjadi model iklan terkenal? Menjadi pembawa acara televisi? Atau… Mereka kembali sibuk mengudak prestasi dari panggung kontes model ke panggung kontes lainnya? (Q2)

Share:

Leave a reply