Abu Sayyaf Mengaku Sedang Dalam Perang Agama dengan Filipina

319
0
Share:

GuritaNews – Peter Barahama, nahkoda kapal Brahmana 12 yang turut disandera oleh Abu Sayyaf menuturkan, di hadapan dia dan 9 orang rekannya, kelompok militan itu mengaku tengah terlibat perang agama dengan Filipina. Oleh karena itu, dirinya mengaku sebagai mualaf di hadapan anggota Abu Sayyaf.

“Mereka bertanya apa agama kami, berapa orang yang Kristen? Mereka selalu mengatakan mereka sedang dalam perang agama. Saya mengatakan ini bukan maksud untuk memprovokasi negara kita. Kami bertiga mengatakan kami mualaf, demi menyelamatkan nyawa saya dan kawan-kawan,” ucap Peter pada Senin (2/5).

Di kesempatan yang sama, dirinya juga menjabarkan proses pelepasan dirinya dan 9 rekannya. Sebelum ditinggalkan di depan kediaman Gubernur Sulu di kota Jolo, mereka terlebih dahulu menempuh perjalanan laut dari lokasi penyanderaan menuju Jolo.

“Dijemput, lalu diantar pakai perahu. Selanjutnya naik truk, seperti yang terlihat di televisi dan diantar ke rumah Gubernur, lalu ke markas besar, lalu ke Indonesia. Ada empat orang yang mengantar kami dari mereka (Abu Sayyaf),” sambungnya.

Ia mengaku tak mengetahui pasti lokasi penahanan. “Pulaunya kita kurang tahu, karena kalau pindah-pindah pasti malam. Pulau itu ada penduduk lokal, di sana ada kehidupan. Setiap bergerak malam hari dan ada yang menolong kita di sana. Sudah pasti itu Abu Sayyaf, karena saat di kapal sebelum ke pulau, mereka bilang kalau mereka dari Abu Sayyaf,” pungkasnya.

Share:

Leave a reply