Kenikmatan nonton film horor streaming di tengah pandemi

Kenikmatan nonton film horor streaming di tengah pandemi

GuritaNews – Layanan streaming berbasis Over-The-Top (OTT) kini kian di gemari, terlebih produk digital yang memberikan keleluasan bermain data konten internet dan multimedia ini kian bermanfaat di tengah masa pandemi saat ini.

Sederet perusahaan asing berbasis OTT seperti : NetFlix – Iflix – Shudder – Disney+ – Viu – WeTv serta lainnya , seperti mendadak menjadi kaisar industri film ketika hampil di banyak negara terdampak pandemi menutup bioskop!

Tanpa kecuali Indonesia, yang hingga para eksibitornya belum membuka bioskop karena harus mentaati aturan pemerintah di tengah pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar di banyak wilayah akibat terhantam pandemi Covid-19.

Para pedagang industri OTT kian berani memanjakan para usernya untuk mau membelanjakan uangnya demi menikmati dunia hiburan versi digital, seperti halnya film!

Dimana ada bioskop buka saat ini di tanah air? Meski, jika ada -pun juga tak mampu mendongkrak penjualan tiket seperti saat situasi normal.

Perhelatan Jakarta Horor Screen Festival (JHSF) 2020 mencoba untuk mengurai obrolan dalam talkshow bertema ‘Nonton film horor Streaming saat Pandemi’ di studio Zonmer, Jakarta, pada Jumat ( 2/10) sore.

Di tengah keterbatasan sosisal yang terasa ketat serta di tutupnya banyak tempat hiburan di berbagai wilayah tanah air, praktis membuat banyak masyarakat hanya mampu menikmati hiburan di rumah saja.

Tanpa kecuali menikmati hiburan layanan streaming.

kiki noorza
Kiki Noorza ” Hanya saja menurutku masih bagusan hantunya film horor Indonesia, ” ujarnya. ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Film horor juga tak luput dari sasaran para penikmatnya untuk menyaksikan versi kanal Video on Demand, tentu harus berbayar.

Banyak film film genre horor yang di dagangkan para OTT demi memuaskan para pelanggannya.

Masyarakat bisa menikmatinya melalui tv berlangganan atau mendownload aplikasi via seluler dan desktop.

Talkhsow yang di pandu Teguh Yuswanto -creative director JAKARTA HORROR SCREEN FESTIVAL 2020– dan Bismar Yogara ini, menghadirkan bintang tamu seperti : Muhammad Bagiono ( produser ), Happy Anggyta ( bintang FTV), Viola Harahap (artis) serta Kiki Noorza ( Female Dj ) dan bintang film Roni Dozer.

Lalu apa kenikmatan menonton film horor versi VOD bagi mereka ?

Viola Harahap
Viola Harahap ” Selama pandemi aku sih suka nonton film horor di rumah. Sukanya sih.. hmm.. kadang kalau lagi gak takut ajah.. hahaha.. ” ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

” Selama pandemi aku sih suka nonton film horor di rumah. Sukanya sih.. hmm.. kadang kalau lagi gak takut ajah.. hahaha.. ” Tutur Viola Harahap.

” Asal jangan malam jumat, serem.. ”

Lain Viola , lain pula Kiki Noorza, yang mengatakan jika dirinya sangat suka nonton film horor, apalagi saat lagi santai di rumah.

Kiki sering menggunakan aplikasi VOD demi meuaskan hasratnya nonton film-film genre horor.

” Hanya saja menurutku masih bagusan hantunya film horor Indonesia, ” ujarnya.

Sementara bintang FTV Happy Anggyta punya pendapat lain meski nyeleneh.

” Lebih seru nonton di rumah , atmosfer horor dan ketegangannya terasa, apalagi sendirian, ”

” Tapi jujur yah, kalalu nonton film horor asing itu justru hantunya gak ada, beda dengan nonton film horor Indonesia hantunya ada di sekitar sini.. hahahahaaa, ” candanya.

” Yang menarik itu film horor yang diangkat dari kisah nyata.. biasanya serem banget, ” aku Happy Anggyta.

happy anggyta
Happy Anggyta ” Yang menarik itu film horor yang didasari dari kisah nyata.. biasanya serem banget, ” ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Produser film Bukan Jodoh Biasa dan  Get Lost, Muhammad Bagiono mencoba untuk memberi apresiasi terhadap perkembangan film horor Indonesia saat ini.

Menurutnya kian bagus dan bermutu

” Nonton film lewat aplikasi Video on Demand menjadi sebuah sarana bertualang dan plesiran mengenal karya sineas dan filmmaker dari banyak negara. Apalagi untuk film horor banyak varian dan ide nya, “

” saya kira kehadiran OTT dengan VOD nya, akan sangat memancing para pelaku industri film di tanah air untuk terus mengkayuh produktifitasnya. Semisal bikin film horor, sementara bioskop pada tutup kan bisa kerjasama dengan OTT agar filmnya bisa di tayangkan, ” pungkasnya.

baca juga disini : Mengulas ‘Film Horor dan Perempuan’ lewat talkshow episode 10

Mengakhiri obrolan santai tersbeut, Ronie Dozer nimbrung berbagi cerita tentang pengalamnnya main dalam film horor Jelangkung ( 2001).

Industri punya kiat sendiri untuk menciptakan kreasinya sesuai kekuatan mesinnya, Over -The-Top patut diramalkan sebagai mesin industri yang bakal merajai dunia lewat multimedia.

Anda-pun punya cara sendiri untuk menikmati film horor di tengah pandemi dengan mengasup produk industri digital tadi, santai dirumah pilih film horor yang anda suka atau yang belum anda tonton. (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *