preskon terima kasih meak terima kasih abah ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Dari peluncuran poster dan trailer keluarga penuh senyum ‘Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah’

GuritaNews – Rumah produksi Alimi Pictures mengayun debutnya di industri film lewat ‘Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah” (TeTa)  arahan Dedi Setiadi.

Film ini bakal dirilis pada 16 April mendatang, di seluruh bioskop tanah air.

Masih pada genre drama, film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah akan memberikan warna baru dalam film keluarga.

Film ‘TeTa’ memaparkan tentang kebahagiaan dan keindahan sebuah keluarga dengan segala problematiknya, yang di kemas dengan ringan.

Sebagai pengingat saja, bahwa film ini tidak ‘secuil’ -pun berkaitan dengan Keluarga Cemara, meski Novia Kolopaking dan Adi Kurdi menjadi sentra utama tokoh dalam film ini.

“Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah bukan cerita Kelurga cemara. Tidak berkaitan sama sekali. Ceria film ini adaptasi dari novel milik FX Rudy Gunawan,” ungkap Anas Alimi , Eksekutif produser Alimi Pictures, saat peluncuran trailer dan poster Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah di Jakarta, Rabu (4/3) siang.

“Semua karakter dalam film juga ceritanya, berbeda dengan Keluarga Cemara,” lanjut Anas Alimi.

Sementara Novia Kolopaking yang memerankan karakter Ema mengatakan, bahwa film ini adalah sebuah reuni dengan sutradara Dedi Setiadi setelah belasan tahun lalu, keterlibatan mereka.

“Saya sangat bahagia sekali setelah beberapa tahun lamanya gak kumpul dalam sebuah produksi, apalaghi sekarang saya kan di Jogya tinggalnya,” aku Novia Kolopaking .

” Saya serukan kepada penonton film Indonesia, bahwa TeTa adalah sebuah film keluarga sebenarnya. Sebuah keluarga yang penuh dengan senyuman. Tanpa melebih-lebihkan, di film inilah sebuah kelurga terekam dengan sikap menerima, tulus, ikhlas penuh rasa bersyukur dan do’a,” papar Novia Kolopaking .

trailer Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah

“Film ini sebagai takdir bagi saya untuk kembali bertemu mereka disini. Sebuah perjalanan panjang, kami sudah seperti keluarga sendiri sebenarnya,” timpal Dedi Setiadi.

Lalu seperti apa kisah Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah ?

Tentunya anda harus menantikan penayangannya di bioskop mulai 16 April! (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *