jeff smith ( guritanews.com)

Ramuan ‘plot twist’ 4 Mantan yang cukup menggoda

GuritaNews – Untuk anda penyuka plot twist dalam film thriller dengan sedikit penyedap rasa horor dan misteri, mungkin film 4 Mantan garapan sutradara Hanny R. Saputra, yang di produksi studio RA Pictures, akan menjadi tontonan menarik bagi anda.

Sajian plot memutar (twist plot/story) cukup membuat saya (penulis) untuk bertahan sepanjang durasi di kursi teater.

Awalnya -dengan memaklumi dragging yang sedikit jenuh- saya harus mereka-reka kemana plot cerita ini akan berakhir.

Bayangkan jika anda sepanjang film, anda harus terlibat bermain teka-teki pembunuhan yang rumit untuk di tebak.

Film 4 Mantan , bagi saya -sebenarnya- cukup berani dalam menggagas ide cerita yang menarik, dengan cara melibatkan emosional penonton kedalam cerita, hanya saja menggarap plot twistt memang tidak mudah.

ranty maria ( guritanews.com )
Ranty Maria ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Resiko men-develope sebuah naskah akan menjadi taruhannya, jika naskahnya sangat lemah maka film akan terasa hambar, namun jika penggarapan naskah yang maksimal maka kita  punya kenikmatan tersendiri untuk mencerna alur cerita.

Teka teki siapa pembunuh Alex ( Jeff Smith ) akan berkutat kepada empat karakter perempuan yakni Sara, Airin, Rachel dan Amara.

Ke-empat gadis ini adalah mantan kekasih Alex yang dalam waktu bersamaan telah di tinggalkan Alex sebelum kematiannya.

Secara kebetulan keempat mantan Alex bertemu secara kebetulan saat pemakaman, dan mereka mendapatkan surat dari Alex yang berisikan jika kematiannya adalah perbuatan dari salah satu dari keempat mantannya.

Ke-empat mantan pacar Alex harus menjawab persoalan misteri siapa yang membunuhnya.

Sara ( Ranty Maria ), Airin ( Melanie Barentz ), Rachel ( Melayu Nicole ) dan Amara  ( Denira Wiraguna )tentu punya alasan kuat bahwa mereka bukanlah pembunuh Alex.

Lalu siapa jika tidak ada diantara mereka berempat pembunuhnya?

melanie berentz ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )
Melanie Berentz ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Pemaparan 4 Mantan mencoba untuk membangun masing-masing karakter Sara, Airin, Rachel dan Amara.

Masing-masing punya cerita sendiri soal tabiat, latar belakang kehidupan mereka, yang secara perlahan di perlihatkan.

Serupa tapi tak sama, jika anda pernah nonton film horor UNINVITED milik Michael Bay dengan plot twistnya, mungkin agak sedikit berbeda rasa dengan 4 Mantan yang menghidupkan dengan ‘santai’ empat karakter berbeda.

Tugas berat Hanny R. Saputra mengarahkan cerita dan para pemain adalah bukan pekerjaan yang sekedar berat dipikul, namun lebih dari itu bagaimana upaya sutradara dan penulis naskah ; Demas Garin dan Talitha Tan untuk jangan meng-eliminasi ‘kejeliannya’ mengolah plot.

Bicara porsi pada kualitas pemain, semua sama tidak ada yang unggul, standar lah..

Ada satu yang menggelitik saya ketika Rachel berbahasa inggris saat berbincang dengan ketiga mantan lainnya, bagi saya semestinya tak perlu dengan bahasa inggris, kenapa demikian?

Karena aksen yang di lontarkan Rachel pun tidak sejuk di telinga saya.

Catatan saya, mungkin 4 Mantan akan lebih gila dengan plot twist-nya, bila saja atmosfir misterinya juga dibangun dengan powerful.

Perlunya kekuatan tangan dingin dan imajiner sempurna duet Demas Garin dan Talitha Tan dalam menangani naskah secara total, alur lamban terjadi karena eksekusi penempatan naskah yang kurang pas dalam beberapa scene.

Tapi sudahlah, sebuah film memang bertugas menghibur penonton, bagi saya film 4 Mantan layak untuk menjadi tontonan ‘penghibur’ akhir pekan anda, mulai 20 Februari di bioskop. (Q2)

Baca juga di pojoksinema.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *